SKIPM & BPOM Sangihe Periksa Kwalitas Ikan dan Bahan Makanan Berformalin

oleh
Pelaksanaan pemeriksaan ikan berformalin di pasar tradisional Petta Kecamatan Tabukan Utara.

TAHUNA– Dalam kaitannya Guna menopang mutu produk makanan dan ikan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM), serta BPOM Sangihe mengadakan pemerikasaan ikan dan makanan di tradisionl Pasar Petta, Kecamatan Tabukan Utara, pada Sabtu pekan lalu.

Hal ini kemudian dibenarkan oleh Kepala Kantor SKIPM Tahuna, Geric Lumiu. Lumiu mengatakan hal itu dilakukan agar masyarakat dapat membedakan kualitas makanan, khususnya ikan yang berformalin sehingga hal demikian dapat diantisipasi.

“Ikan mengandung formalin tekstur warnanya buram dan tidak mengkilap, tidak akan dihinggapi lalat bila ditekan dan diangkat tekstur dagingnya keras. Dan dianjurkan bagi masyarakat bila kedapatan di lapangan seperti ciri-ciri tersebut, maka langsung konfirmasi ke SKIPM,” tutur Lumiu. 

Dikatakannya juga bahwa masyarakat di tempat itu sangat antusias dalam mendukung program tersebut, dan dia pun mengimbau agar masyarakat jelih dalam membedakan ikan yang berformalin dan tidak berformalin

Baca juga:   Gaghana Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengaman Perayaan Idul Fitri 1439 H

“Saat kegiatan itu masyarakat datang memberikan ikan yang dibeli mereka. Dan ada sebanyak 20 sampel  ikan yang kami periksa, hasilnya negatif formalin. Dan tak hanya ikan, kami beserta BPOM juga memeriksa mie, tahu, kue dan bakso,” imbuhnya sambil menambahkan bahwa pemeriksaan ini akan diupayakan untuk dilakukan secara rutin di semua pasar tradisional di Sangihe.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *