Terancam Ambruk, Pemkab Diminta Bangun Tambatan Perahu Kampung Mawira

oleh
Kondisi tambatan perahu Kampung Mawira Kecamatan Manganitu Selatan.

TAHUNA– Meski saat ini semua Kampung di Kabupaten Sangihe sudah menerima alokasi dana desa (Dandes), namun bukan artinya Pemkab lepas tangan terhadap kemajuan pembangunan di 145 kampung yang ada. Sebab Dandes yang ada belum mampu mengcover semua infrasktuktur yang ingin dibangun di semua kampung yang ada.

Seperti halnya di Kampung Mawira Kecamatan Manganitu Selatan, dimana salah satu penunjang aktifitas angkutan laut warga setempat berupa tambatan perahu terancam ambruk dikikis gelombang dan pasang surut air laut. Imbasnya tambatan perahu yang dibangun sejak tahun anggaran 2005 dengan sumber dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) sangat menganggu kenyamanan masyarakat pengguna fasilitas tersebut sebab sudah lubang dan mengancam keselamatan aktifitas di tambatan perahu dimaksud.

“Saat gelombang cuaca tidak baik maupun malam hari, kami warga yang menggunakan tambatan perahu sebagai satu-satunya akses transportasi kerap kwatir karena tambatan perahu yang sudah lubang ini. Sebab keselamatan kami dipertaruhkan,” ujar salah satu warga Kampung Mawira Yeston Pandermol.

Lebih lanjut Pandermol menyatakan bahwa benar ada Dandes, tapi untuk membangun atau memperbaiki tambatan perahu butuh biaya banyak.

Baca juga:   Tak Miliki Tenaga Medis, Keberadaan Sejumlah Pustu Dipertanyakan

“Kami sangat berharap sentuhan pemerintah daerah untuk membangun kembali tambatan perahu di Kampung Mawira. Ini adalah asset berharga sebab hanya melalui transportasi laut masyarakat bisa beraktifitas keluar dari Kampung Mawira sehingga kebutuhan tambatan perahu ini sangatlah fatal,” imbuhnya sambil menambahkan akses transportasi laut menjadi satu-satunya alat transportasi ke Mawira sebab aksea jalan darat belum ada.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *