SBW Kalama Terjual Rp7,375 Juta/Kg

oleh
SBW Kalama yang berhasil di lelang Pemkab Sangihe.

TAHUNA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali melaksanakan lelang sarang burung walet (SBW) dari Pulau Kalama Kecamatan Kepulauan Tatoareng, Selasa (17/4/2018), sekira pukul 11.38 Wita, di ruang serbaguna Kantor Bupati Kepulauan Sangihe.

Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE, Asisten I Pemerintah Kabupaten setempat Drs Dirgahayu Mandiangan, Kepala Bagian Ekonomi Jeffry Lombo SSos, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Nungky Dewi Makagansa dan masyarakat Kampung Pulau Kalama. Asisten I Drs Dirgahayu Mandiangan menyampaikan pelaksanaan lelang SBW kali ini berbeda, karena kualitasnya lebih bagus dan diharapkan bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kalama.

“Karena kualitasnya bagus, berharap harga lelang sarang burung walet juga bisa bagus. Termasuk harga yang ditetapkan agar bisa naik,” kata Mandiangan.

Sementara itu, Waki Bupati Sangihe Helmud Hontong SE juga menyampaikan pujian syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena telah diberikan kekuatan dan kesehatan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab.

Baca juga:   Peduli Penangangan Covid 19 DPC PDIP Sangihe Bagikan 500 Masker Di Pasar Towo'e

“Harga sarang burung walet mengalami kenaikan. Berharap para peserta lelang agar memberikan penawaran harga yang bagus. Berat sarang burung walet 49 kilogram. Karena ini semua masyarakat Kalama yang punya. Kita berharap agar baku-baku bae torang samua. Dan tentunya prosesnya sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” ungkap Hontong. 

Kasubag Perdagangan Bagian Ekonomi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Donny Tamboto yakni, harga penawaran dasar SBW senilai Rp6.500.000 dan berlangsung 3 putaran.

“Kalau sampai putaran 3 masih sama harga, maka akan ditambah satu putaran lagi guna dapatkan harga tertinggi. Calon pembeli ada yang dari Palu, Kalimantan dan Makasar,” jelasnya.

Setelah melalui proses pada putaran ketiga, dari 6 calon pembeli, ternyata dimenangkan oleh Sam Abu dari Palu, yakni senilai Rp7.375.000/Kg. Selanjutnya dari berat kotor SBW 49 kilogram tersebut dibersihkan, lalu memperoleh berat bersih seberat 44,01 kilogram.

Secara terpisah Kabag Ekonomi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Jeffry Lombo SSos menjelaskan, untuk pembagian hasil lelang SBW tentunya mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku selama ini. “Hasilnya setelah dipotong pajak yakni 60 persen bagi publik atau masyarakat yang mengelola sarang burung walet. Sedangkan 40 persen masuk dalam kas daerah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai pendapatan asli daerah (PAD),” imbuhnya.

Baca juga:   Oknum Mantan Kapitalaung Bengketang Diduga Gelapkan Perahu Pajeko Bantuan DKP

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *