Terhalang Batu Ratusan Ton, Warga Minta Perhatian Jalan Sowaeng-Batunderang

oleh
Batu dengan bobot ratusan ton yang menutupi badan jalan penghubung Kampung Sowaeng-Batunderang.

TAHUNA -Jalan penghubung kampung Sowaeng – Batunderang Kecamatan Manganitu Selatan diminta segera diperhatikan oleh dinas terkait Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Hal ini disampaikan oleh aktivis Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN-RI), Darwis Saselah (22/3/2018).

Menurut dia, kondisi jalan tersebut memang benar benar tidak layak. Sudah sekian lama masyarakat Batunderang – Sowaeng terkesan termarjinalkan, khusus infrastruktur jalan. Apalagi anak anak Batunderang yang bersekolah di Sowaeng. Sangat memprihatinkan. Kerusakan jalan ini selain akibat keluar masuknya alat berat juga terhalang oleh batu dengan berat mencapai ratusan ton ketika longsor pada beberapa waktu lalu.

“Kasihan anak anak sekolah SMP dari Batunderang yang bersekolah di Kampung Sowang. Mereka harus jalan kaki di tengah kondisi jalan yang tidak layak. Sangat memprihatinkan, kalau hujan, medan yang berlumpur sangat tidak baik untuk mereka,” ungkap Saselah.

Dia juga menegaskan persoalan itu harus secepatnya diseriusi. Pasalnya sudah banyak masyarakat di wilayah itu mengeluh.  Apalagi kedepannya, khusus di Batunderang ada beberapa objek wisata yang akan dikembangkan.

Baca juga:   Resmi Ber-KTP Sangihe, Delapan WNA Filipina Ganti Status

“Dinas yang bersangkutan, harus cepat tanggap. Sudah sekian lama masyarakat di sana mengeluh. Seharusnnya geliat pembangunan yang dicanangkan Gaghana-Hontong, harus direspon cepat oleh dinas terkait,” imbuhnya.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *