Sulawesi Utara Butuh 4.000 Kantong Darah Setiap Bulan

oleh
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dan Ketua PMI Sulut Steven Kandouw saat peresmian Gerai PMI di Mantos.

MANADO– Setiap bulan Sulawesi Utara butuh 4.000 kantong darah. Menurut Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut Drs Steven Kandouw, perhitungan total kebutuhan darah di daerah ini yaitu dua persen dari jumlah penduduk.

Sampai kini, sekira 2,4 juta jiwa penduduk Bumi Nyiur Melambai.

Maka kebutuhan total per tahun adalah 48.000 kantong darah. Atau 4.000 kantong darah per bulan.

Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri memeriksa Gerai PMI sebelum diresmikan Wapres RI.
Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri memeriksa Gerai PMI sebelum diresmikan Wapres RI.

Lanjut Kandouw, Sulut memiliki 8 Unit Tranfusi Darah (UTD). Terdiri dari 6 UTD PMI dan 2 UTD rumah sakit.

“Untuk UTD PMI Sulut saya tetapkan target 2.500 kantong per bulan. Sisanya yaitu 1.500 kantong dipenuhi oleh 7 UTD lain,” terang Wakil Gubernur (Wagub) Sulut ini.

Wagub menjamin, PMI Sulut akan mengupayakan tidak perlu ada lagi yang memberatkan keluarga pasien untuk mencari pendonor pengganti.

“Itu sangat menyusahkan rakyat,” tutur mantan Ketua DPRD Sulut tersebut.

Salah satu upaya memenuhi target kantong darah di Sulut, Senin (19/3/2018), telah diresmikan Gerai Palang Merah Indonesia (PMI) oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Terletak di lantai dua Manado Town Square (Mantos), tepatnya di depan Hypermart.

Baca juga:   Manado dan Tomohon Sasaran Awal Vaksinasi Covid-19

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *