Gelar Bimtek, Bapelitbang Manado Luncurkan Aplikasi SIMRAL

oleh
Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang perencanaan pembangunan daerah melalui aplikasi Sistim Informasi Manejemen Perencanaan penganggaran dan Pelaporan (SIMRAL).

MANADO – Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Manado menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang perencanaan pembangunan daerah melalui aplikasi Sistim Informasi Manejemen Perencanaan penganggaran dan Pelaporan (SIMRAL), Kamis (22/2/2018) di Hotel Aston Manado.

Acara bimtek ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bpk. Hendrik Warokka, didampingi Kepala Bapelitbangda, Dr. Liny Tambajong, ST, MSi dan Sekretaris Bapelitbang, Jerry Lasut, SH, MH. Dan sebagai peserta bimtek adalah seluruh operator dan verifikator di 87 Kelurahan yang ada di Kota Manado.

Dalam kesempatan ini, Kepala Bapelitbang, Dr. Liny Tambajong, ST, MSi dan Kepala Bidang Informasi Komunikasi, Heintje Lombone, ST, MSi, masing-masing membawakan materi mengenai Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah dan Pengantar Simral. Dijelaskan, Simral adalah aplikasi Perencanaan, Penganggaran dan Pelaporan yang sudah terintegrasi.

Menurut Kepal Badan (Kaban) Bapelitbangda Manado Liny Tambajong aplikasi SIMRAL ini sangat membantu karena saat ini di Pemkot Manado ada lima aplikasi yang digunakan antara lain E-Devplan, E-Sakip, E-Monev dan Simda, Dengan adanya aplikasi SIMRAL, semua aplikasi tersebut sudah terintegrasi ke dalam aplikasi SIMRAL.

Baca juga:   Kadis Kominfo Manado Erwin S.Kontu Terima Kunjungan Tim KPK di Ruang C3

“”Sebenarnya dari tahun 2017 yang lalu, Pemerintah Kota Manado sudah melaksanakan pemerintahan berbasis IT. Pemkot Manado sudah menggunakan aplikasi-aplikasi perencanaan hingga pelaporan, tetapi kekurangannya adalah bahwa sistem-sistem tersebut belum terintegrasi. Oleh karena itu, kita akan menggunakan Aplikasi Simral yang sudah terintegrasi, sehingga memudahkan operator untuk menginput data-data yang ada, sehingga tidak terjadi penginputan berulang. Selain itu, Sistem terintegrasi ini juga merupakan Komitmen Kepala Daerah dalam pencapaian Akuntabilitasi Kinerja Instansi Pemerintah”, ujar Kaban Liny.

Lanjut dikatakannya, dengan aplikasi ini akan memudahkan bagi warga Manado yang ingin melihat apakah usulan pembangunan di lingkungannya apakah sudah masuk SIMRAL dan sejauh mana tindaklanjutnya. Pemanfaatan SIMRAL ini sangat baik untuk pengelolaan adminsitrasi yang lebih baik.

Lebih jauh dijelaskannya, Bimtek ini diikuti 87 operator yang ada di 11 kecamatan di Kota Manado. Pada sesi input lokasi usulan infrastruktur, para operator kelurahan sangat fasih menggunakan peta karena sering menggunakan smartphone dan aplikasi yang menggunakan peta.

Baca juga:   Jemput Bola, Disdukcapil Manado Kunjungi Bunaken dan Manado Tua.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *