Dua Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara Periode 2016- 2021

oleh

VISI

Minahasa Utara Menjadi Kabupaten Agribisnis, Industri dan Pariwisata Secara Terpadu serta Berkelanjutan Di Tahun 2021.

MISI

  1. Mengembangkan agribisnis secara efisien dan efektif.
  2. Mewujudkan kawasan industri yang berwawasan lingkungan, mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kauditan, Kema, Dan Likupang Raya.
  3. Meningkatkan daya tarik pariwisata
  4. Meningkatkan sumber daya manusia
  5. Menyediakan infrastruktur memadai
  6. Menciptakan birokrasi pemerintahan yang baik, bersih dan melayani
  7. Mempersiapkan kabupaten yang berdaya saing menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan menuju Indonesia poros maritim dunia.

Sejak pengambilan sumpah dan janji sebagai Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara Periode 2016-2021 oleh Gubernur Sulawesi Utara atas nama Menteri Dalam Negeri, mereka telah berkomitmen untuk membangun Kabupaten Minahasa Utara dengan semangat Mengasihi, Melayani dan Mensejahterakan masyarakat.

HUT ke 2 kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Minut dirayakan dengan gelar ibadah syukur.
HUT ke 2 kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Minut dirayakan dengan gelar ibadah syukur.
AGENDA PRIORITAS:
  1. Pembangunan sektor pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, industri, perdagangan dan jasa secara optimal,
  2. Pengembangan kawasan industri di Kauditan, Kema dan Likupang Raya untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),
  3. Peningkatan daya tarik pariwisata berbasis ekowisata dan budaya,
  4. Peningkatan kualitas sumber daya manusia,
  5. Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menuju Indonesia sehat,
  6. Peningkatan infrastruktur daerah,
  7. Penerapan pemerintahan yang baik, bersih dan melayani,
  8. Peningkatan kerja sama regional, nasional, dan internasional,
  9. Peningkatan produk unggulan berdaya saing dan tenaga kerja terampil menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

penghargaan

Tema Pembangunan Tahun 2017

Melanjutkan pembangunan infrastruktur, perbaikan pelayanan publik, memacu pembangunan manusia, serta memperkokoh fondasi pembangunan agribisnis, indudtri, pariwisata secara berkelanjutan.

Baca juga:   Parengkuan: Gunakan Dana DAK Sesuai Peruntukannya
Capaian Pembangunan Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2017
Indikator Makro Pembangunan Daerah
Bidang Agribisnis
  1. Produksi tanaman kelapa mencapai 41.178.36 ton dari target 48.566.41 ton
  2. Produksi tanaman pala mencapai 68.77 ton dari target 210 ton
  3. Pengembangan bibit tanaman kelapa cengkih dan pala serta tanaman lainnya.
    Bidang Perikanan
  4. Produksi perikanan tangkap mencapai 17,459,61 ton dari target 19.955.24 ton
  5. Produksi perikanan budidaya mencapai 352.409.94 ton, dari target 387,241,19 ton
  6. Pembinaan kelompok ekonomi masyarakat pesisir
  7. Pengembangan bibit ikan unggul di sejumlah wilayah
  8. Penyedian sarana dan prasarana pengembangan perikanan
  9. Pengelolaan produksi dan pengembangan budidaya ikan dan rehabilitasi sarana perikanan.
  10. Telah menyalurkan bantuan 2017, perahu long boat penangkap ikan ke 11 kelompok nelayan, motor tempel 40 pk untuk 5 kelompok nelayan, motor tempel 15 pk kepada 14 kelompok nelayan, dan 2 unit rumpon, 1 unit jaring penangkap ikan, di Kecamatan Kema, Likupang Barat, Likupang Timur dan Wori. Melakukan pelatihan 18 kelompok budidaya ikan patin calon penerima bantuan benih, serta telah menyerahkan Kartu Asuransi Nelayan.
Bupati Vonnie Panambunan bersama Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey meninjau pembangunan waduk Kuwil.
Bupati Vonnie Panambunan bersama Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey meninjau pembangunan waduk Kuwil.
Bidang Pariwisata dan Budaya
  1. Membuat dan merehabilitasi akses jalan masuk menuju destinasi wisata
  2. Pembuatan objek wisata baru untuk menambah tempat destinasi wisata
  3. Pengembangan sarana dan prasarana pariwisata
  4. Pengembangan serta pelatihan pemandu wisata dengan digelarnya pemilihan Utu dank Keke Minahasa Utara
  5. Menambah sarana dan prasarana baru, tugu Tumatenden Zero Point Minahasa Utara sebagai destinasi wisata baru Minahasa Utara.
Baca juga:   Berbagi Kasih di Perayaan 2 Tahun Kepemimpinan, Bupati VAP Bagikan Beras
Bidang Industri dan Perdagangan
  1. Pengembangan industri dilakukan untuk menunjang pengembangan Kawasan Ekonomi Khususu (KEK) Bitung , dengan penguatan di wilayah Kauditan, Kema dan Likupang Raya
  2. Pelatihan dan peningkatan sumber daya industri kecil dan menengah informal dan formal di seluruh kecamatan di Minahasa Utara
  3. Pengembangan perdagangan dilakukan dengan mengaktifkan dan memperlihatkan pengembangan kondisi pasar tradisional di kecamatan, dalam rangka aktivitas masyarakat jual beli barang masyarakat di tempat yang representatif.
  4. Pola pengembangan IKM, dibentuk kelompok di 10 kecamatan.
Bidang Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan
1. Pendapatan

Pagu Rp 955.012.992.398

Realisasi Keuangan Rp 928.735.409.783 97,2 %

2. Belanja

Pagu Rp 956.666.469.278

Realisasi Keuangan Rp 864.505.351.372 90,5 %

  • Belanja tidak langsung

Pagu Rp 493.187.395.068

Realiasai Keuangan Rp 483.557.264.308 98 %

  • Belanja Langsung

Pagu Rp 462.479.074.209

Realisasi Keuangan Rp 380.948.087.064 82 %

3. Pembiayaan

Pagu Rp 653.478.880

Realisasi Keuangan 903.476.880 138,3 %

  • Penerimaan

Pagu Rp 903.476.880

Realisasi Keuangan Rp 903.476.880 100 %

  • Pengeluaran

Pagu Rp 250.000.000

Realiasasi Keuangan Rp 0 0%

Bupati Panambunan bersama-sama anak-anak Sekolah Dasar di Kepulauan Nain
Bupati Panambunan bersama-sama anak-anak Sekolah Dasar di Kepulauan Nain
Bidang Pendidikan
  1. APM Sekolah Dasar mencapai 100% dari target yang di rencanakan
  2. APM Sekolah Menengah Pertama mencapai 69,90% dari 69,50% target yang direncanakan
  3. APM Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan mencapai 58,17% dari target 58%
  4. Tingkat kelulusan SD, SMP, SMA dan SMK tahun 2017 sangat memuaskan
  5. Sejumlah prestasi sekolah dan siswa pernah diraih di tahun 2017
  6. Pengembangan kualitas sumber daya manusia, para siswa termasuk dengan kualitas SDM dari tenaga pengajar serta pranata lainnya.
  7. Rehabilitasi gedung sekolah dalam rangka penyediaan sarana belajar yang baik, aman ,dan nyaman.
  8. Meraih peringkat 4 Pekan Olah Raga Provinsi Sulut.
Mengadakan Donor Darah.
Mengadakan Donor Darah.
Bidang Kesehatan
  1. Kepedulian pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dengan memberikan jaminan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
  2. Rehabilitasi sarana dan prasarana kesehatan mulai dari pos kesehatan masyarakat desa , puskesmas pembantu
  3. Pengadaan sejumlah sarana prasarana pendukung kesehatan
  4. Pengadaan obat-obat kesehatan
  5. Mendapat apresiasi dan penghargaan terhadap keikutsertaan BPJS kesehatan
  6. Angka kematian ibu 3 kasus ,angka kematian bayi 0 kasus, angka kematian balita 0 kasus, balita gizi buruk 3 kasus
  7. Penyediaan sarana dan prasarana kesehatan di RSUD Maria Walanda Maramis
  8. Kegiatan donor darah di sejumlah instansi bersama dengna UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minahasa Utara.
  9. Meraih Kabupaten Sehat Swasti Saba Wiwerda.
  10. Mendapat sertifikat Adipura tahun 2017
Baca juga:   Si Jago Merah Beraksi Di Kolongan, Kerugian Sekira 160 Juta

 

infrastruktur APembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan.

Panjang jalan kabupaten kondisi mantap 194,60 kilometer, jembatan pada jalan kabupaten kondisi baik terdapat 23 jembatan. Jembatan pada jalan provinsi kondisi baik terdapat 19 jembatan. Panjang jalan nasional kondisi mantap 159,773 kilometer, jembatan pada jalan nasional kondisi baik terdapat 8 unit.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) mendapat nilai sangat tinggi, 3.0095 dari Kementerian Dalam Negeri.

LAKIP SAKIP nilai sangat baik penilaian dari Menpan-RB.

(Budi/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *