Konsumsi Miras dan Mabuk, 46 Anak Muda Terjaring OPS PEKAT SAMRAT 2018

oleh
46 anak muda yang terjaring Ops Pekat Samrat 2018 Polresta Manado menyanyikan lagu kebangssan Indonesia Raya.

MANADO – Sebanyak 44 orang yang terjaring Operasi Pekat Samrat 2018 yang digelar Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado, Jumat (16/2/2018) malam, mendapatkan pembinaan dari anggota Polisi Polresta Manado dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya saat anggota Sabhara menaikan Bendera merah Putih di Halaman Mapolresta Manado, Sabtu (17/02/2018) pagi.

Kapolresta Manado melalui Perwira pengawas AKP Herman Solung mengatakan pembinaan berupa menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai pembelajaran bagi mereka agar tak mengulangi pelanggarannya.

“Kami juga mendata anak-anak muda tersebut. Selain itu, mereka juga diberikan pembinaan untuk tidak mengulangi miras dan mabuk-mabukan, serta melibatkan mereka untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dengan sikap hormat pada saat bendera merah putih dinaikan. Ini supaya jadi pembelajaran kepada mereka dan menjadikan mereka generasi muda yang cinta Indonesia,” kata Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (Ka SPKT) ini.

Untuk diketahui, ke 44 orang ini terjaring Operasi Pekat Samrat 2018 karena kedapatan mabuk dan minum minumas keras di beberapa wilayah di Kota Manado yaitu Kecamatan Tikala 9 orang, Kecamatan Paal dua 8 orang, Kecamatan Tuminting 15 orang, Kecamatan Mapanget 3 orang, Kecamatan Wenang 5 orang dan Kecamatan Wanea 6 orang.

Baca juga:   Penyelundupan Sabu 4 Kg dari Singapura ke Surabaya Digagalkan

(Budi/humaspolresmanado)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *