Seharian Tak Pulang, Semuel Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Truk

oleh
Korban Semuel yang ditemukan petugas Polisi Polsek Kauditan dalam keadaan tak bernyawa.

MINUT– Sesosok mayat yang ditemukan di dalam mobil truk Fuso warna orange DB 8888 AV sempat menghebohkan Warga Desa Watudambo Dua Kecamatan Kauditan, Rabu (14/2/2018) malam. Adalah Semuel Araro (62) beralamat di Kelurahan Mahawu Lingk. I Kecamatan Tuminting, Manado, ditemukan sudah tak bernyawa di dalam mobil truk yang terparkir di jalan Manado-Bitung.

Singkat cerita berdasarkan penuturan saksi Ronal Araro, dirinya dihubungi oleh menantu lelakinya Brian Mangonto lewat ponsel dan menanyakan keberadaan korban yang seharian tak mampir kerumahnya. Sekira pukul pukul 22.30 wita saksi bersama dengan temannya melakukan penyisiran untuk mencari korban dari arah Bitung ke arah Manado.

Truk yang terpakir di pinggir jalan Manado-Bitung tempat ditemukannya korban.
Truk yang terpakir di pinggir jalan Manado-Bitung tempat ditemukannya korban.

“Saat lewat lokasi di Desa Watudambo, saya melihat kendaraan roda enam Truk Fuso warna orange yang biasa dibawa korban, terparkir dipinggiran jalan Manado-Bitung. Setelah dicek ternyata pintu terkunci dan kondisi mati mesin. Jadi, kami berinisiatif segera menghubungi Polisi dan mendatangi Polsek Kauditan,” kata saksi Ronal.

Mendapatkan laporan dari saksi, Personil Polsek Kauditan Aiptu Jemmy Inaray bersama Bripka Hermanus Pandean bersama-sama dengan saksi, langsung menuju ke TKP. Tiba dilokasi, Personil Polsek Kauditan bersama-sama dengan saksi langsung membuka pintu mobil tersebut dan mendapati korban sudah dalam posisi tengkurap dan sudah tidak bernyawa. Petugas pun kembali menutup pintu kendaraan tersebut dan langsung menghubungi pihak Identifikasi Polres Minahasa Utara untuk olah TKP. Usai olah TKP oleh petugas identifikasi, jasad korban segera dibawa ke RS Walanda Maramis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga:   Tertangkap Bawa Enam Paket Sabu, Rahman Supir Asal Palu Diamankan Satres Narkoba Polres Gorontalo

Berdasarkan penuturan dari keluarga korban, Semuel Araro (korban) telah lama mengidap penyakit Hipertensi (Darah Tinggi).

Saat dikonfirmasi kepihak kepolisian mengenai kejadian ini, Kapolsek Kauditan Iptu Muhammad Maulana Miraj S.IK membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini korban sudah berada di RS Walanda Maramis dan sementara ditangani oleh pihak Identinfikasi Polres Minahasa Utara,” jelas Kapolsek Kauditan.

(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.