Koramil 1312-04/Rainis Pasang Patok Perintisan Jalan

oleh
Prajurit Koramil 1312-04/Rainis bersama pemerintah dan warga desa setempat melakukan peninjauan di lokasi kegiatan TMMD.

MANADO -TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Tahun 2018 akan bergulir beberapa bulan ke depan. Warga Desa Rainis dan Desa Perangen di Kabupaten Talaud pun segera menikmati infrastruktur jalan. Rencana perintisan jalan yang menghubungkan dua desa tersebut yaitu sepanjang 1,2 kilometer.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1312/Talaud Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan pun telah memerintahkan Plh Komandan Rayon Militer (Danramil) 1312-04/Rainis Serma Suwitri untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Rainis, Polsek, dan masyarakat setempat.

Dalam rilis resminya, peninjauan lokasi rencana TMMD perintisan jalan tersebut dilakukan pada Kamis (26/1/2018). Menurut Letkol Gregorius dalam peninjauan lokasi juga diberikan tanda patok.

img-20180126-wa0017-resized-320

Hal ini direspon oleh warga Rainis dan mendukung penuh adanya kegiatan TMMD tersebut.

“Warga yang tanahnya terkena perintisan jalan, ikhlas dipergunakan demi kesejahteraan masyarakat kedua desa tersebut,” ujarnya.

Alhasil, rencana pelaksanaan kegiatan TMMD ke-101 di wilayah Kodim 1312/Talaud dengan sasaran perintisan jalan, lanjut Letkol Gregorius, sampai saat ini belum mengalami rintangan dan hambatan.

Baca juga:   Gaghana Deklarasikan Stop BABS Di Kampung Hiung

“Adanya rencana kegiatan TMMD ke-101 tahun 2018 di wilayah Kodim 1312/Talaud,┬ásangat diapresiasi oleh masyarakat Rainis,” tandas Dandim Talaud.

Adapun keterlibatan personil dalam melaksanakan peninjauan lokasi perintisan jalan, terdiri dari tiga orang Koramil 1312-04/Rainis dipimpin Plh Danramil, Polsek Rainis dua orang dipimpin Kapolsek, Camat Rainis dan staf dua orang, serta lima orang perwakilan masyarakat Desa Rainis.

Sementara itu, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi melalui Kapenrem Mayor Inf Fathan Ali menambahkan, kegiatan TMMD ke-101 tahun 2018 guna membantu pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam mempercepat pembangunan di daerah dan menyejahterakan masyarakat setempat.

“Sehingga daerah tersebut dapat sejajar dengan kabupaten-kabupaten lain di wilayah Indonesia,” pungkas Fathan Ali.

(Harry)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *