Parengkuan: 11 Pengusaha Galian C di Minut Belum Lunasi Pajak

oleh
Robby Parengkuan.

MINUT– Menurut data dari Badan Keuangan Kabupaten Minut masih ada sekitar 11 pengusaha galian C yang belum menyelesaikan kewajibannya membayar pajak Galian C alias menunggak. Meskipun realisasi pajak batuan bukan logam atau galian C di Minahasa Utara (Minut) tahun 2017 bisa melebihi target pencapaian, namun sebagian besar pengusaha galian C masih menunggak pajak tersebut.

Hal tersebut dikatakan diungkapkan Kaban Keuangan Minut Robby Parengkuan SH kepada sulutaktual.com, Kamis (25/1/2018) di ruang kerjanya.

“Sampai akhir 2017 masih banyak pengusaha galian C yang menunggak pajak. Dari 14 pengusaha yang merupakan wajib pajak galian C ternyata baru tiga yang sudah lunas, sedangkan 11 pengusaha lainnya belum menyelesaikan kewajibannya,” tukas Parengkuan.

Lanjut dikatakannya, sebenarnya pajak galian C ini masih sangat berpeluang untuk dimaksimalkan. Pasalnya dari tiga pengusaha yang lunas saja, target pajak galian C Minut sebesar Rp 1.260.000.000 pada tahun 2017 bisa terlampaui.

Baca juga:   Dishub Minut Periksa Kelayakan Angkutan Umum

Parengkuan pun berencana kedepannya akan mencoba untuk bekerjasama dengan pihak kejaksaan terkait penuntasan pajak galian C tersebut.

Terpisah, Kabid Pendataan dan pendaftaran Julie Mully Uguy juga mengungkapkan dari ke 11 pengusaha itu ada yang sudah membayar akan tetapi belum sampai lunas, dan bahkan ada pengusaha yang sudah menunggak selama 16 bulan.

“Kami dari Badan Keuangan telah memberikan surat teguran agar para pengusaha segera menyelesaikan tunggakan pajaknya. Akan tetapi belum ada repon baik dari pihak pengusaha, padahal usaha galian C mereka berjalan lancar,” kata Uguy.

Ditambahkannya lagi, realisasi pajak galian C tahun 2017 mencapai capaian Rp 1.463.364.440 atau 116,14 persen. Kalau 14 pengusaha itu lunas pajak semua maka pendapatan dari pajak galian C bisa meningkat lagi,” pungkas Uguy.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *