MUI Kota Manado Gelar Musda Masa Khidmat 2017-2022

oleh
Tamu undangan dan Peserta Musda MUI kota Manado.

MANADO – MUI kota Manado yang berperan untuk meningkatkan peran ulama dalam pembangunan pemerintah khususnya dalam perbaikan akhlak umat, Rabu (10/01/2018) pagi menggelar Musyawarah Daerah.

Ketua MUI Manado, H Mashar Konontoa menjelaskan beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh MUI kota Manado diantaranya berperan aktif dalam Manado Fiesta dengan melaksanakan Manado berzikir ini merupakan peran MUI dalam pembangunan di Kota Manado.

“MUI juga melaksanakan seleksi calon Imam masjid se kota Manado dalam memperoleh insentif imam dari Walikota. Ini merupakan peran MUI Manado,” lanjut Kinontoa.

Hadir secara langsung ketua MUI Sulut, KH Abdul Wahab Abdul Gafur. Dia mengingatkan agar MUI tidak boleh berpolitik, makanya ketua MUI yang terpilih nantinya memang harus orang yang tidak terlibat dalam kegiatan kegiatan politik.

Pembukaan Musda oleh Walikota yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Drs Heri Saptono.
Pembukaan Musda oleh Walikota yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Drs Heri Saptono.

Dalam sambutan Walikota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA yang dibacakan Staf Ahli bidang Pembangunan Manado, Drs Heri Saptono, memberikan apresiasi kepada MUI Kota Manado karena telah turut berperan aktif dalam menjaga kerukunan di Kota Manado.

Baca juga:   GMIM Sion Teling Tuan Rumah Big Choir Seri A FSPG 2019

“Pluralitas dalam masyarakat dapat menimbulkan ancaman apabila salah dalam menyikapinya. Sebaliknya bila menganggap bahwa pluralitas/kemajemukan adalah anugerah maka akan dapat mendorong kemajuan pembangunan,” ungkapnya.

Kota Manado merupakan kota yang memiliki kemajemukan yang sangat tinggi baik suku dan agama. Namun kota Manado memiliki kerukunan yang terbaik yang menjadi faktor utama dalam keberhasilan pembangunan di Manado. Maka toleransi dalam kemajemukan sangat penting.

“Kami memberikan apresiasi kepada MUI dalam peran serta aktifnya dalam menjaga kerukunan di Kota Manado, serta turut dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dalam mendorong pembangunan di Manado. Selain itu juga membentuk kecerdasan religius dalam pembentukan generasi muslim yang handal dalam mengantisipasi dinamika umat Islam menuju Manado kota cerdas,” tutup Saptono dalam mengutip pesan Walikota Manado.

(Ferdian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *