Prodi Ilmu Penyakit Dalam Faked Unsrat Tatap Akreditasi A

oleh
dr B.J. Waleleng, SpPD-KGEH (depan kanan) dan Prof. dr. Linda Rotty, SpPD-KHOM (barisan kedua paling kiri) mendampingi tim Asesor meninjau RSUP Prof Kandou.

MANADO-Program Studi (Prodi) Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat telah divisitasi oleh tim asesor dari LAM-PT KES, 11-12 Desember 2017 lalu.

Koordinator Prodi Prof. dr. Linda Rotty, SpPD-KHOM mengatakan, visitasi ini dalam rangka akreditasi perguruan tinggi. Juga upaya Prodi Ilmu Penyakit Dalam Faked Unsrat menjalankan visi sebagai salah satu pusat pendidikan terkemuka di Indonesia.

Para Ketua Tim Pokja mempresentasikan setiap standar yang diwajibkan.
Para Ketua Tim Pokja mempresentasikan setiap standar yang diwajibkan.

“Tentunya yang unggul dalam menghasilkan SDM berkemampuan akademik dan profesional di bidang penyakit dalam secara umum, serta kedokteran hiperbarik secara khusus. Dan senantiasa menjunjung tinggi etik kedokteran yang akan tercapai pada tahun 2019,” imbuh Rotty.

Diterangkan Rotty, tim asesor LAM-PT KES yaitu Dr. dr. Kuntjoro Harimurti, SpPD-KGer, MSc dan Dr. dr. Sonny Wibisono, SpPD-KEMD.

Dukungan penuh juga diberikan pihak fakultas dan RS Pendidikan, dengan kehadiran Dekan Faked Unsrat Prof. Dr. dr. Adrian Umboh, SpA-K serta Direktur SDM dan Pendidikan RSUP Prof dr R.D Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD selama dua hari acara akreditasi tersebut.

Baca juga:   Forum RKPD Kota Manado Tahun 2020. Wali Kota Vicky Lumentut Fokus Pada Bidang Pendukung Smart City

Lanjut Rotty, berbagai persiapan sudah dirampungkan secara teliti oleh seluruh guru-guru besar, tenaga pendidik, dan semua tim Pokja yang bekerja secara maksimal. Termasuk dipresentasikan secara mantap oleh KPS di hadapan tim Asesor. Mulai dari Standar I tentang Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi Pencapaian. Standar II tentang Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu. Standar III tentang Peserta Didik dan Lulusan. Standar IV Sumber Daya Manusia. Standar V Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik. Standar VI Pembiayaan, Sarana dan Prasarana serta Sistem Informasi. Dan Standar VII Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama.

Tim Asesor bersama Dekan Faked Unsrat, direksi RSUP Prof Kandou, dan jajaran Prodi Ilmu Penyakit Dalam.
Tim Asesor bersama Dekan Faked Unsrat, direksi RSUP Prof Kandou, dan jajaran Prodi Ilmu Penyakit Dalam.

Selain telaah dokumen, tim Asesor juga telah melakukan telusur lapangan untuk melihat berbagai fasilitas pendidikan yang dimiliki Prodi Ilmu Penyakit Dalam Faked Unsrat/RSUP Prof dr R. D Kandou Manado. Termasuk juga salah satu RS afiliasi Prodi yang dipilih yaitu RumKit Tingkat III R. W. Monginsidi Teling.

Baca juga:   Dihadiri Wali Kota GSVL, Presiden Jokowi Buka Munas APEKSI

Beberapa layanan unggulan yang ditelusur seperti Pelayanan Kedokteran Hiperbarik, Pelayanan Endoskopi Terpadu, Pelayanan Hemodialisis, Pelayanan Kedokteran Intensif, Pelayanan Rawat Jalan, Pelayanan Rawat Inap Penyakit Dalam Terpadu, serta beberapa fasilitas pelayanan lainnya.

Ketua Bagian dr B.J. Waleleng, SpPD-KGEH menyatakan ucapan terima kasih mendalam pada tim Asesor yang sudah berkenan datang. Pun kepada pihak Fakultas dan RS yang telah mendukung acara akreditasi ini. Mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Sulawesi Utara ini berharap, Akreditasi A boleh dicapai oleh Prodi Ilmu Penyakit Dalam Faked Unsrat dalam upaya mencapai visi Prodi ke depan.

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *