Kisruh Ahapatung, Pantas Sebut Bendahara Merasa Terganggu Kelola Dandes

oleh

TAHUNA -Mencuatnya persoalan pengengolaan dana desa (Dandes) di Kampung Ahapatung Kecamatan Tabukan Selatan Tengah yang diduga disimpan sendiri oleh Pejabat Sementara (Pjs) Alwet Pantas Spd, terus menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat kampung tersebut.

Menyikapi hal ini Alwet Pantas SPd ketika menghubungi sulutaktual.com memberikan klarifikasi. Meskipun dirinya mengakui kebenaran menyimpan Dandes tahap kedua yang baru saja cair, namun ada alasanĀ  yang diutarakanya.

“Saya mengambil inisiatif untuk mengamankan Dandes tersebut sebab dalam musyawarah kampung bendahara telah menyatakan dirinya merasa tidak nyaman lagi memegang Dandes sebab menurut bendahara dalam forum tersebut dirinya sudah merasa tidak mampu karena terkait dengan persoalan rumah tangga, sehingga semua Dandes tersebut guna keamanannya diserahkan ke kapitalaung,” jelas Pantas mengutarakan penjelasan bendahara kampung.

Pantas juga menyatakan meski bendahara sudah tidak memegang Dandes namun dalam setiap sen pengelolaan dana dimaksud tetap melibatkan bendahara guna pertangungjawaban nanti.

Baca juga:   Rp 10 Juta Raib Usai 1 Bulan Disetorkan, BS Diduga Gelapkan Dana Nasabah

“Saya tetap memfungsikan bendahara dalam setiap sen pengelolaan Dandes yang ada segingga fungsi yang bersangkutan tetap jalan sebagaimana mestinya,’ imbuh Pantas.

Seperti diketahui sebelumnya Pjs Kapitalaung Ahapatung Kecamatan Tabukan Selatan Tengah Alwet Pantas SPd dipersoalkan masyarakatnya terkait dengan pengelolaan Dandes, dimana yang bersangkutan menyimpan sendiri Dandes Ratusan juta tanpa memfungsikan bendahara sehingga mencuat ke masyarakat dan dipersoalkan.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *