Pustaka – Pemda Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa di Sulut

oleh
LSM Pustaka-Pemda Bimbingan Tekhnis dengan tema "peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mewujudkan pengelolaan keuangan, aset yang akuntabel, manajemen dan pengembangan BUMDes

MANADO- Pustaka – Pemda (Pusat Tata Kelola Keuangan dan Pembangunan Pemerintah Daerah adalah LSM yang aktif dalam upaya peningkatan aparatur desa dalam mewujudkan desa yang ideal sesuai harapan pemerintah.

Untuk itu digelarlah Bimbingan Tekhnis dengan tema “peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mewujudkan pengelolaan keuangan, aset yang akuntabel, manajemen dan pengembangan BUMDes” selama 2 hari sejak Jumat (17/11/2017) hingga Sabtu (18/11/2017) besok.

Untuk diketahui dana desa adalah anggaran yang diperuntukan bagi desa yang dialokasikan untuk kebutuhan belanja desa, yang tujuanya adalah memastikan bahwa dana desa digunakan secara tepat untuk mengatasi kesenjangan dan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat desa.

Selanjutnya terkait pemberlakuan UU no 6 tahun 2004 tentang desa telah menuntut manajemen desa untuk meningkatkan komletensi. Dalam Bimtek ini secara langsung menghadirkan Widyaswara dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Jakarta, Ika Gunawan, S.ST, ME, Ak.

Baca juga:   Sukseskan MF 2020, Dispar Manado Tandatangani MoU dengan Telkom

Dalam materi yang disampaikan diantaranya terkait strategi penganggaran desa yang akuntabel, pertanggungjawaban keuangan, tata kelola kekayaan desa dan aset desa hingga pengelolaan dan pengembangan BUMDes.

Dengan adanya narasumber dari pusat, puluhan peserta yang datang dari berbagai daerah di Sulut ini dapat secara bebas mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan dana desa guna menghindari terjadinya kesalahan dalam memahami pengelolaan dana desa dari negara.

Koordinator Bimtek dari Pustaka-Pemda, Agus Hamid Wijaya mengatakan bahwa pihaknya selalu ikut serta berperan aktif di seluruh Indonesia dalam upaya meningkatkan kapasitas pejabat desa dalam mengelola dana desa yang tidak sedikit jumlahnya.

“Saya berharap dengan upaya yang kami lakukan ini dapat bermanfaat secara langsung untuk dapat diaplikasikan dalam pengelolaan sehari hari di desa masing masing, kami juga sengaja menyentuh para pejabat desa dari kepulauan agar mereka juga memiliki kemampuan yang sama dengan yang di kota kota besar lainya,” ungkap Agus.

Baca juga:   Kunjungi Pusat Keramaian di Manado, AA-RS Pantau Pos Pengamanan dan Prokes Covid-19 di Mantos

(Ferdian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *