Depan Forum LLAJ dan Jurnalis, Sofyan Beber Program Pemkot Manado Atasi Kemacetan

oleh
Plt Kadishub Manado M Sofyan AP MSi

MANADO- Mengatasi persoalan kemacetan di Kota Manado sepertinya sudah menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, disamping membangun infrastruktur  yang melayani kepentingan kepentingan publik.

Seringnya Wali Kota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Wali Kota Mor D Bastian berdialog dengan Organda, forum Lalu Lintas, para sopir dan bahkan tak tanggung tanggung sampai ikut turun langsung ke jalan bersama Dinas Perhubungan untuk memantau langsung persoalan kemacetan di Kota Manado. Hal ini dilakukan duo pemimpin Kota Manado ini semata mata untuk mendapatkan solusi terbaik mengatasi kemacetan di Kota Manado.

Dalam Diskusi yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Kota Manado dan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), Senin (13/11/2017) kemarin, yang juga mengundang sejumlah awak media, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Manado M Sofyan AP MSi mulai membeberkan rencana rencana Pemkot Manado dalam mengatasi persoalan kemacetan saat ini.

Baca juga:   DPRD Manado Tinjau Bangunan Eks RM Dego-Dego. Segera Gelar Hearing

“Pemkot Manado melalui Dinas Perhubungan telah merangkum segala penyebab kemacetan di Kota Manado dan mulai mencarikan solusinya, dengan mengklarifikasi  pada solusi jangka pendek, menengah dan jangka panjang,” urai Sofyan.

Lanjut Sofyan, penertiban parkir yang yang memakai ruas jalan termasuk penindakan terminal bayangan, pengangkutan angkutan online, program pengadaan jembatan penyeberangan di pusat pusat perbelanjaan, program 50:50, program ganjil genap untuk kendaraan ber plat hitam dan penegakan hukum yang tegas, adalah solusi solusi jangka pendek yang  akan diterapkan Dishub Manado dalam mengurai kemacetan saat ini, katanya.

Disamping beberapa solusi jangka pendek yang dibeberkan Kadishub Sofyan, Pemkot Manado juga sedang mempersiapkan rencana strategis untuk mengurangi kemacetan yang akan sesegera mungkin dilaksanakan, seperti pembangunan terminal baru (Terminal Liwas dan Terminal Kalimas), pembangunan gedung parkir (di Jalan Piere Tendean Boulevard dan depan Jumbo Swalayan).

“Semua rencana Pemkot Manado dalam mengatasi persoalan kemacetan di Kota Manado, akan segera terealisasi di tahun 2018, karena sudah dianggarkan dan sudah sesuai dengan rencana Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” jelas mantan Camat Tikala dan Wenang ini.

Dalam waktu dekat ini, Dishub juga akan menyiapkan beberapa trayek baru seiring akan beroperasinya Terminal Liwas, Pasar Kayu Wulan, dan rencana pembangunan Terminal Kalimas, serta adanya beberapa lokasi perumahan yang belum tersentuh dengan angkutan umum. Perlu diketahui juga, pembukaan rute/trayek baru ini tanpa adanya pemberian izin untuk kendaraan angkutan yang baru (angkot Mikrolet).

Baca juga:   Disambut GSVL-MoR, Pemkot Klaten Belajar Kerukunan Di Manado

“Jadi, tak ada penambahan jumlah angkot lagi meskipun ada pembukaan rute/trayek yang baru, karena angkot yang ada sekarang akan kita bagi untuk melayani rute rute yang baru dibuka,” tutup Kadis yang dekat dengan awak media ini.

(Budi)

(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *