Minimalisir Tingkat Kehilangan Air, PDAM Sangihe Ganti 1500 Meteran Milik Konsumen

oleh
Dirut PDAM Sangihe Novilius Tampi SE

TAHUNA -Tingginya tingkat kehilangan air bersih yang dikelola PDAM, membuat manajemen perusahaan milik daerah ini melakukan pembenahan. Pasalnya kehilangan air bersih ini sendiri berimbas pada pendapatan PDAM baik untuk operasional hingga pemenuhan kebutuhan lainnya.

Dirut PDAM Sangihe Novilius Tampi SE ketika dihubungi sulutaktual.com membenarkan banyak air bersih yang terbuang percuma akibat meteran pelanggan yang rusak hingga pipa jaringan yang mengalami kebocoran.

“Ribuan meteran air milik pelanggan saat ini mengalami kerusakan ditambah lagi jaringan perpipaan yang sudah usur dan juga mengalami kebocoran di sejumlah titik,” jelas Tampi.

Olehnya untuk meminimalisir kebocoran yang berimbas pada tingginya kerugian PDAM, lanjut Tampi pihaknya saat ini sedang melakukan pergantian meteran yabg sudah rusak.

“Saat ini pihak kami mulai melakukan pergantian meteran. Dan ada sekitar 1500 meter untuk tahap awal akan kami lakukan pergantian khususnya meter yang rusak,” jelasnya kembali.

Tampi yang notabene adalah Ketua KONI Sangihe menambahkan terkait dengan perbaikan jaringan pipa tetap menjadi prioritas.

Baca juga:   27286 Anak Jadi Sasaran Imunisasi MR Di Sangihe Dimulai

“Kalau meteran sudah diganti dan perbaikan jaringan pipa juga sudah dilakukan, saya optimis akan mampu meminimalisir tingkat kebocoran air yang terjadi. Sehingga upaya peningkatan pendapatan akan mampu dilakukan oleh PDAM,” ungkapnya sambil menambahkan usai mampu memenuhi pendapatan untuk operasional PDAM juga akan berupa melakukan terobosan, diantaranya memberikan Pendapatan Asli (PAD) bagi daerah.

(sam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *