Gelar Rakor Sehari, Camat Manganitu Komit Dandes TA 2017 Aman

oleh
Camat Manganitu Devy H Rompis SIP ketika memimpin pelaksanaan Rakor Sehari di Kampung Nahepese.

TAHUNA -Memasuki penghujung tahun anggaran 2017, Pemerintah Kecamatan Manganitu terus melakukan pemantauan pengelolaan alokasi dana desa (Dandes) untuk 18 kampung yang ada di wilayah. Bahkan pemerintah kecamatan  menjamin bahwa pengelolaan Dandes di wilayahnya akan terserap dengan baik.

Hal ini diungkapkan Camat Manganitu Devy H Rompis SIP ketika membuka sekaligus memimpin pelaksanaan Rapat Kordinasi (Rakor) sehari pemerintah Kecamatan dan pemerintah 18 Kampung di wilayah Manganitu yang digelar di Kampung Nahepese, Selasa (31/10/2017).

Rakor yang intinya mendengarkan sekaligus mengevaluasi pemaparan setiap Kapitalaung terkait dengn progres Dandes hingga penghujung tahun anggaran 2017 ini.

Dukungan pemerintah dan masyarakat kecamatan Manganitu terhadap program pemerintah daerah dua hari tanpa nasi.
Dukungan pemerintah dan masyarakat kecamatan Manganitu terhadap program pemerintah daerah dua hari tanpa nasi.

“Dalam kesempatan ini semua Kapitalaung diberikan kesempatan menyampaikan progres pengelolaan Dandes hingga di penghujung tahun anggaran yang tinggal 2 bulan lagi,” ujar Rompis.

Melihat hasil pemaparan lanjut Rompis, maka saya dan semua kapitalaung merasa optimis bawah semua program kerja yang direncanakan tahun 2017 ini akan tuntas.

Baca juga:   Jelang Natal Dan Tahun Baru, Sangihe Belum Ada Penambahan Kuota MT

“Meski menyisakan waktu 2 bulan lagi, namun saya optimis bahwa semua kegiatan pembangunan fisik maupun non fisik akan tuntas,” jelasnya kembali.

Dalam kesempatan ini juga Pemerintah Kecamatan Manganitu bersama Pemerintah 18 Kampung yang ada bersama masyarakat mengangkat satu tekad mendukung salah satu program unggulan pemerintah daerah ‘Dua elo sengkamisa ta mengelehe nasi’ atau dua hari dalam seminggu tanpa makan nasi.

“Dimana program ini dibreakdown pemerintah kecamatan Manganitu sesuai dengan bahasa dan dialek setempat menjadi, ‘Suralung u sengkamisa dua elo tawe mengidope nigha’. Dengan demikian pemerintah kecamatan juga intens mengajak semua masyarakat di Manganitu untuk sukseskan program dua hari tanpa nasi ini,” kunci Rompis.

(sam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *