Faktor X Sebabkan Pemadaman Sepihak

oleh
Pohon yang merupakan salah satu penyebab terganggunya aliran listrik.

TAHUNA -Berbagai keluhan masyarakat pelanggan PLN terkait seringnya terjadi pemadaman sepihak, kian memuncak. Namun pelanggan tetap berharap pihak managemen PLN untuk terus meningkatkan pelayanan baik itu ketersediaan suplai listrik hingga berbagai keluhan pelanggan lainnya.

Menjawab keluhan ini Manager Area PLN Tahuna Hiro Pardede menyatakan pemadaman listrik yang terjadi di Tahuna dan beberapa tempat lainnya Rabu (25/10/2017), selain disebabkan faktor cuaca yang menerbangkan dahan pohon ke jaringan, disebabkan juga faktor X seperti ditemukannya ular dan tarsius yang terbentang di peralatan listrik sehingga terjadi hubungan singkat.

Bangkai ular.
Bangkai ular.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan aliran listrik yang terjadi. Pemadaman yang tidak terencana ini tidak dapat kami infokan sebelumnya karena selain faktor cuaca hujan disertai angin kencang, petugas juga menemukan ular dan tarsius yang menyebabkan hubungan singkat sehingga terjadi gangguan sistem,” ujar Pardede.

Terkait dengan cadangan listrik lanjut Pardede, untuk sistem di Sangihe dari sisi suplai pembangkit sangat aman. Dengan beban puncak rata-rata berkisar 7,2 MW atau 7.200 Kw dan cadangan daya 2,3 MW. Jadi sistem kelistrikan Sangihe ini sangat aman. Namun upaya penyediaan listrik dari pembangkit ke rumah-rumah pelanggan, melalui tegangan menengah 20 KV kemudian diturunkan ke tegangan rendah 220 Volt, kerapkali mengalami gangguan disisi jaringan 20 KV yang sebagian besar disebabkan oleh pohon.

Bangkai Tarsius.
Bangkai Tarsius.

“Kami saat ini berupaya melakukan pemeliharaan  jaringan termasuk pemangkasan pohon disekitar jaringan. Seperti kemarin saat dilakukan pergantian kubikel, petugas kami juga sekaligus melakukan pemeliharaan jaringan listrik dan pemangkasan jaringan tegangan menengah,” jelasnya kembali.

Demi kepuasan pelanggan lanjutnya, pihak PLN  mengupayakan kepuasan pelanggan. Tetapi tantangan terbesar kami disini adalah cuaca dan pohon. Jaringan di seluruh Sangihe sudah interkoneksi, gangguan di luar kota Tahuna bisa berdampak padamnya listrik di Tahuna, oleh sebab itu kami terus berusaha melakukan pembersihan secara menyeluruh di Sangihe.

Baca juga:   10 Kampung Endemik Jadi Sasaran Pekan Kelambu di Kecamatan Manganitu

“Olehnya kami mohon dukungan masyarakat terutama pemilik pohon agar mengikhlaskan pohonnya untuk dipangkas atau ditebang oleh petugas PLN, hal ini semata-mata demi peningkatan kehandalan pasokan listrik dan mengamankan masyarakat dari bahaya kelistrikan. Perlu kami sampaikan juga bahwa kondisi ideal jaringan TM itu 2.5 meter disebelah kanan, kiri dan bawah jaringan terbebas dari pohon atau hal lainnya yang bisa menyebabkan hubungan singkat,” kunci Pardede.

(sam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *