DRPM Kemenristekdikti dan Ipteks IBW Kunjungi Desa Batu

oleh

MINUT — Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) bersama tim Ipteks Bagi Wilayah (IBW) Unsrat-Unima yang bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Minut, kunjungi Desa Batu Kecamatan Likupang Selatan, rabu (18/10/2017) di Balai Desa Batu.

Kunjungan mereka dalam rangka mendukung program-program dari pemda untuk memajukan bidang pertanian dan pariwisata dan melakukan Evaluasi dan Pendampingan Desa Agrowisata yang ada di Desa Batu.

Dari hasil Reviewer yang didapat dari Kemenristekdikti yang dihadiri oleh Andy Ridwan, dan Robby Prayudha dan Tim Ipteks Bagi Wilayah (IBW) Unsrat-Unima membuahkan hasil, dimana program yang dilaksanakan sudah mulai dirasakan masyarakat khususnya petani Cabe, Durian dan Rambutan.

“Kami sudah melakukan teknis pemupukan dan penyemprotan daun untuk pohon Durian, Rambutan serta Cabe. Kami memilih  Desa ini karena dari hasil penelitian, Daerah Minut Khususnya Desa Batu, punya potensi di segi pertanian lebih kususnya potensi buah Durian,” ucap Ridwan yang merupakan Kasie Keuangan Pengabdian Masyarakat Kemenristekdikti.

Sementara seorang masyarakat yang mengikuti program ini, mengatakan dari hasil yang didapat sangat memukau.

Baca juga:   Seorang Pelajar di Likupang Barat Tewas Tersengat Arus Listrik
“Sebelumnya Cabe yang biasanya dipanen dalam waktu delapan bulan tapi sekarang setelah menjalankan program ini empat bulan Cabe sudah bisa di panen. Ini sangat membantu, kami sangat berterima kasih,” ucap seorang petani, seraya mengatakan, harapan kami program ini tetap ada.

Terkait hal ini, pemerintah Desa melalui Hukum Tua Batu Jerry Nixon Sampelan mengakan, kegiatan ini bertujuan untuk pendekatan sosial dalam mencapai proses pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di Desa Batu dan Desa Werot yang memang sedang dalam proses pembangunan SDM.

“Kegitan Ini juga melibatkan seluruh komponen masyarakat desa, diantaranya pemerintah dan aparat desa, kelompok tani, kelompok PKK,  kelompok masyarakat dan kelompok Bundes yang bertujuan untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan Desa Agrowisata,” imbuh Nixon.

(Marvil)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *