Belum Kantongi IMB, Warga Tona II Tolak Pembangunan Tower Telkomsel

oleh
Ferdy Panca Sinedu.

TAHUNA -Meski upaya yang dilakukan PT Telkomsel untuk memberikan pelayanan terbaik untuk peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi di Kabupaten Sangihe, namun hal tersebut justeru tidak dibarengi dengan dasar aturan dan mekanisme yang ada. Imbasnya rencana pembangunan tower Telkomsel di Kelurahan Tona II Kecamatan Tahuna Timur mendapat perlawanan dari masyarakat berupa penolakan.

Bahkan upaya pemaksaan kehendak untuk tetap melakukan pembangunan meski belum ada Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) tetap dilakukan dengan selesainya pembangunan pondasi penyangga tower.

Salah satu warga Erik H Tatinting ketika ditemui di DPRD Sangihe menyatakan sosialisasi sudah dilakukan termasuk rencana pemberian kompensasi telah dilakukan, namun sangat disayangkan semua hanya dilakukan untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat tanpa ada realisasi.

“Bahkan kami disodorkan kertas kosong untuk tanda tangan tanpa mengetahui maksud dari tanda tangan yang diminta,” jelas Tatinting.

Lebih lanjut Tatinting menyatakan bahwa dengan kondisi pondasi kedalam 120 cm untuk menyanggah hampir 2 ton berat tower kami sangat ragu kualitas tower ini.

Baca Juga:

“Pendirian tower ini ditengah permukiman penduduk yang padat sehingga bisa saja mengancam keselamatan warga yang ada disekitar. Belum lagi ancaman radiasi,” jelasnya kembali.

Baca juga:   DID Kabupaten Sangihe Naik Signifikan. Montang : Kenaikan Sentuh Rp 17,250 Miliar TA 2018

Ketua Komisi B DPRD Sangihe Ferdy Panca Sinedu, ST dihubungi usai menerima aspirasi masyarakat Tona II menyatakan prinsip pembangunan adalah kesejahteraan masyarakat.

“Kalau akhirnya pembangunan tower ini justru membuat masyarakat tidak nyaman apalagi belum mengantongi ijin dan memenuhi syarat serta ketentuan yang ada, baiknya dipending,” tegas Sinedu.

(sam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.