Banggakan Sulut, Minsello jadi Danpasma Kirab Perbatasan

oleh

NTT — Minsello Zoenardjy, Siswa kelas XI SMKN 3 Manado membawa kebanggan bagi Sulawesi Utara (Sulut), karena siswa SMKN 3 Manado ini meraih prestasi di iven nasional Kirab Tapal Batas yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Purna Pasukan Utama (Pasma) Kirab Remaja Nasional (KRN) di Desa Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timor.

Minsello Zoenardjy dipercayakan menjadi Komandan Pasukan Utama, yang berisi perwakilan dari 9 provinsi ini.

Siswa berprestasi ini bernama lengkap Zoenesminselloryanto hen Zoenardjy, memimpin Pasma Kirab Perbatasan 1 ini dengan percaya diri saat parade di Ketua Dewan Penasehat DPP Purna Pasma Ny Siti Hardianti Rukmana yang ada di panggung kehormatan bersama Ketua Umum DPP Purna Pasma KRN Letkol Yosep Falentinus D Kebo SIP MA.

Usai parade, Purna Paskibraka Manado 2017 ini memimpin pasukannya untuk melanjutkan Kirab Perbatasan 2017 ini ke etape selanjutnya.
Menurut Wakil Ketua DPD Purna Pasma KRN Sulut Ronald Sompie, dipercayakannya delegasi Sulut memimpin Pasukan Utama Kirab Perbatasan ini adalah sebuah pengakuan terhadap eksistensi kader dari bumi Nyiur Melambai di pentas nasional.

“Dan ini bukti Sulut bersiap serius ke Kirab Perbatasan. Karena memang kami mengemban misi yang dititipkan Pak Gubernur saat kami audiensi untuk kegiatan ini, sehingga kami harus tunjukkan kemampuan di kegiatan sosial di daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste ini,” jelas Sompie.

Karenanya, telah menjadi tanggung jawab bagi Sulut untuk terus eksis dalam kegiatan sosial. “Dengan mengusung spirit #BaktiAnakNegeri, kami di Sulut akan terus berbuat, terutama lewat kegiatan-kegiatan sosial kami,” imbuh Joudy Kalumata, Bendahara DPD Purna Pasma KRN Sulut yang juga turut mendampingi Minsello yang diutus bersama Jilbert Damopoli, siswa SMAN Bitung.

Baca juga:   Peringatan Dini BMKG: 12 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang, Besok Rabu 21 April 2021

Selain kegiatan parade, serta kegiatan sosial berupa operasi bibir sumbing dan katarak gratis, juga ada penanaman bibit mangrove (bakau) dan kelapa, bedah rumah bagi keluarga tak mampu, sumbangan mobil perpustakaan serta sumbangan buku dan tas bagi siswa/siswi di sejumlah sekolah di Wini, rehabilitasi TPU Cruz, serta kunjungan ke daerah negeri tetangga Republik Demokratik Timor Leste.

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *