Jago Merah Mangamuk Di Tabut, 3 Rumah Warga Ludes

oleh
Kebakaran di Tabukan Utara.

TAHUNA -Tiga rumah warga di Kampung Peta Timur Kecamatan Tabukan Utara rata dwngan tanah setelah diamuk si jago merah, Kamis (21/9/2017) sekira pukul 23.30 wita.

Kebakaran tersebut menghanguskan 3 rumah warga masing-masing Keluarga Dolongtelide-Dalawir, Keluarga Sangkuni- Hiwoy, dan Rumah Ablerd Mangari serta menimbulkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut penuturan saksi mata Jonatan Dolongtelide yang pertama kali melihat kobaran api di dapur rumahnya sekira pukul 23.30 wita, langsung membangunkan istrinya dan keluar rumah sekaligus menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga sambil berteriak kebakaran.

“Saya saat tidur kaget mencium adanya sesuatu yang terbakar. Dan saya langsung bangun untuk mengecek, saya kaget sekali ketika melihat dapur rumah kami sudah terbakar dan bergegas membangunkan istri saya untuk menyelamatkan diri,” jelas Dolongtelide.

Meski upaya warga untuk membantu memadamkan api dibantu dengan dengan dua unit kendaraan pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan milik Bandara Naha, api nanti mampu dipadamkan 90 menit kemudian. Sebab rumah milik Jonatan Antarani juga merupakan pangkalan minyak tanah yang saat ini sejumlah drum terisi minyak tanah yang siap untuk disalurkan, sekaligus dirumah tersebut terdapat 10 liter BBM jenis premium yang dikemas dalam botol literan.

Baca juga:   Perjuangkan Penciutan Wilayah Kontral Karya PT TMS, Sondak-Thungari Pimpin DPRD Temui Kadis ESDM Sulut

Meski tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian ditafsir memcapai ratusan juta rupiah. Dimana uang senilai Rp 100 juta milik keluarga Dolongtelide, emas 10 gram, barang dagangan yang ditafsir mencapai 20 juta rupiah ludes terbakar.

Waka Polres Sangihe Kompol H O Bingku memimpin langsung ke lapangan untuk mengecek kebakaran yang terjadi.

“Saya meminta untuk semua warga agar tetap waspada, dan tetap melakukan pengecekan terhadap kompor maupun tungku sebelum tidur. Demikian juga dengan peralatan listrik,” tegas Bingku yang didampingi Kabag Ops Kompol Johan Damapoli, Kasat Sabhara, Pawas dan Padal serta Piket Intel Polres Sangihe.

(sam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *