Jemaat GMIM Bukit Moria Warukapas Rayakan HUT ke-8 Dengan Lomba Kue Tradisional

oleh

MINUT — Kebahagiaan dirasakan Jemaat GMIM Bukit Moria Warukapas Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dalam perayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8, Rabu (20/9/2017)

Menariknya, pada perayaan kali ini, panitia menggelar lomba kue tradisional yang diatur menyerupai kue ulang tahun.

Sedikitnya ada 8 kue ulang tahun dengan bahan dasar kue tradisonal seperti nasi jahe, kue kuk, biapong, dodol, kue gelang gula aren, onde-onde, cucur, panada, lalampa, balapis dan masih banyak aneka kue tradisional lainnya.

Kue-kue ini diatur sedemikian rupa, ada yang berbentuk hati, bersusun, dan dihiasi lilin ulang tahun.

Tim juri ketika melakukan penilaian pun dibuat terkesima. “Jarang sekali didapati kue ulang tahun dari kue tradisional seperti ini. Apalagi rasanya juga enak dan ada banyak macam. Ini sangat kreatif,” ujar juri utama Deiby Watuliu Dumais dari PNT Jakarta.

Dalam malam ikan penilaian, istri tercinta dari Kombes Dr Winston Tommy Watuliu tidak sendiri. Ia didampingi juri lainnya perwakilan Pemerintah Kabupaten Minut, Kepala Dinas Perindustrian Dra Femmy Pangkerego MPd ME.

Baca juga:   Awali Tahun 2017, Kecamatan Dimembe Gelar Ritual Adat

“Kami berharap, kue tradisional bisa bertahan menghadapi persaingan usaha di tengah zaman modern seperti sekarang,” tambah Pangkerego.

(Marvil)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.