Jadi Tim Verifikasi, Kapasitas Pendamping Dandes Dipertanyakan

oleh
Said Banteng.

TAHUNA – Meskipun secara tegas Presiden RI Joko Widodo telah mengintruksikan agar tidak ada yang mengintervensi pengelolaan Dana Desa (Dandes) dalam berbagai bentuk, mulai dari tahapan persiapan, pencairan hingga pengelolaannya, namun tetap saja tidak diindahkan oleh sejumlah pihak. Buktinya di Kabupaten Kepulauan Sangihe dimana Pendamping Dandes tingkat Kabupaten justru duduk dan berperan aktif sebagai Tim Verifikasi berkas.

Hal ini dengan sendirinya mengundang tanda tanya sekaligus reaksi berbagai kalangan.

“Pendamping Dandes yang telah dilatih dan diangkat sangat jelas fungsi dan tugas pokoknya tetapi kenapa harus melenceng,” ujar sejumlah masyarakat.

Seperti halnya Pendamping Dandes di tingkat kabupaten malah duduk sebagai tim verifikasi berkas.

“Apa fungsi pendamping Dandes tersebut memang sebagai tim verifikasi atau melakukan pendampingan”, jelas sejumlah warga sambil menyatakan oknum pendamping Dandes tingkat Kabupaten tersebut sudah melakukan intervensi tertentu.

Pendamping Dandes Kabupaten Sangihe Said Banteng ketika dihubungi sejumlah awak media tidak membantah dirinya duduk menjadi tim verifikasi berkas pencairan dalam hal ini Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK) ditingkat Kabupaten.

Baca juga:   Tunjang Pelayanan Kesehatan Maksimal RSU Liung Paduli Terus Dilengkapi Sarana Pendukung

“Benar saya duduk sebagai tim verifikasi berkas di tingkat kabupaten. Dan saya duduk membantu dinas,” ujar Banteng sambil menegaskan kembali dirinya membantu dinas saja untuk melakukannya.

(sam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.