Diskominfo Manado Gagas Workshop dan Deklarasi Manado Cerdas Anti Hoax

oleh
Deklarasi dan Workshop Manado Cerdas Anti Hoax digagas oleh Diskominfo Manado.

MANADO- Kegiatan Workshop dan Deklarasi Manado Cerdas Anti Hoax yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) digelar di Hotel Gran Puri Manado, Selasa 8-9 Agustus 2019.

Kegiatan yang dihadiri para insan pers, Kepala Sekolah, Tim Penggerak PKK, organisasi pemuda KNPI dan GAMKI serta Polri menghadirkan pembicara dari Kementerian Kominfo Dr Camawi Asmidu MSi, Drs Philip M Regar dari Komisi Informasi, Drs Marhein Tumiwa MPd, Kepala Dinas Kominfo Persandian dan statistik Daerah Provinsi Sulut, Dra Nelvy Pelealu MSi Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya, Kepala Dinas Kominfo Erwin Kontu SH dan Sekretaris Dinas Kominfo Drs Soleman Montori MPd.

Kegiatan yang berlangsung selam dua (8-9 Agustus) hari dibagi dalam dua kelompok peserta, yakni hari pertama untuk Organisasi Pemuda (KNPI dan GAMKI), para Jurnalis dan Anggota Kepolisian. Dan pada hari kedua, untuk para Kepala Sekolah dan Tim Penggerak PKK.

Baca juga:   Jadi Finalis Contact Center World se Asia Pasific di Dua Kategori. Wawali Mor: Kami Yakin Bisa Jadi Yang Terbaik

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdakot Manado Micler Lackat SH MH yang mewakili Walikota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut, yang didampingi Kepala Dinas Kominfo Erwin Kontu SH berkesempatan membuka kegiatan dan membawakan sambutan.

“Kemajuan Teknologi yang maju pesat menyebabkan keterbukaan informasi dan derasnya arus berita menyebabkan banyaknya informasi yang bisa diterima setiap saat. Berita dan informasi yang diterima bercampur aduk antara berita benar dan berita hoax (bohong),” ujar Asisten 1 Micler Lakat.

Lanjutnya, adanya workshop anti hoax ini akan memberikan ruang dan waktu kepada setiap insan untuk membedah setiap informasi dan berita yang kita terima sebelum kita meyakini kebenarannya dan selanjutnya ikut menyebarluaskan (share) isi dari konten berita atau informasi ke umum atau ke Media Sosial.

Usai sambutan Walikota Manado yang diwakili Asisten 1 Micler Lakat, dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi Anti Hoax dan penandatanganan deklarasi Anti Hoax.

Baca juga:   Kunjungan SSDN Lemhanas LVIII di Pemkot Manado

Kepala Dinas Kominfo Manado Erwin Kontu SH saat ditemui sulutaktual.com disela sela kegiatan Deklarasi dan Workshop Manado Cerdas Anti Hoax mengatakan, kegiatan ini sebagai edukasi bagi para peserta dan diharapkan bisa diteruskan ke masyarakat umum.

“Di era tekhnologi yang semakin berkembang dimana kemudahan dalam mendapatkan informasi maupun berita haruslah dibentengi dengan kesadaran yang tinggi bahwa semua informasi yang diterima belum tentu mengandung kebenaran (Hoax) dan bernilai positif. Untuk itu diperlukan pemahaman yang benar sebelum berita atau informasi itu disebarluaskan ke publik,” jelas Kadiskominfo Manado.

Lanjut, kegiatan yang melibatkan para jurnalis, organisasi kepemudaan, kepolisian, Kepala Sekolah dan Tim PKK ini baru pertama kalinya diadakan di Kota Manado. Hal ini dikarenakan selama ini masalah Hoax masih dianggap hal yang biasa dan belum menjadi sesuatu yang penting.

” Jadi kalau dalam keseharian dibanyak kesempatan, hampir selalu kita menemukan konten konten pemberitaan atau informasi palsu baik di medsos bahkan media elektroniik, itu dikarenakan masih rendahnya pemahaman di masyarakat akan sebab dan akibatnya penyebarluasan info bohong atau berita hoax,” tutup Kontu.

Baca juga:   Terima Dana Hibah Pariwisata, Ini Ungkapan Hati Pengelola Hotel Four Points

(Budi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *