Cekcok Mulut, Joury Habisi Elias Dengan Tiga Lobang di Perut

oleh
Korban Elias.

MINUT — Kejadian pembunuhan kembali terjadi di tanah Tonsea. Kali ini peristiwa penikaman sampai mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi di Desa Matungkas jaga lX Kecamatan Dimenbe Kabupaten Minahasa Utara (Minut), selasa (01/07/2017) tepatnya di depan Gereja GPDI Maranatha

Korban bernama Elias Metusala (46) meninggal akibat terkena 3 (tiga) tikaman dibagian perut oleh terduga Pelaku Joury Mandey (45).

Kronologis kejadian menurut pengakuan terduga pelaku (Joury Mandey) berawal pada saat ia bermain kartu sambil minum minuman keras di Poskamling di Desa Matungkas. Tiba-tiba ia mendengar suara keributan dan segera menuju mendekati sumber suara keributan tersbut, sesampainya disana terduga pelaku langsung bertanya kepada David Toka. “Ada apa?,” tanya terduga pelaku. David menjawab bahwa ada tiga pengendara sepeda motor yang balapan saling senggol.

Lalu terduga pelaku pergi ke rumah temannya bernama Julian Wagiu. Sesampainya dirumah temannya, Alfian Matusala (Anak Korban)  bertanya kepada pelaku, kenapa marah – marah kepada teman saya (Maudy Momongan), terduga pelaku langsung menjawab, siapa yang marah-marah.

Baca juga:   Lari Ke Bolmut, Pelaku Cabul Diringkus Tim Paniki

Selanjutnya, Alvian Metusala pulang dan tak lama kemudian datanglah korban dan terjadilah percekcokan yang tak terhindarkan sehingga terduga pelaku langsung mengeluarkan parang dan langsung menikam korban sebanyak satu kali di bagian perut, pada saat korban terjatuh, terduga pelaku langsung menambah tikaman sebanyak dua kali  di bagian perut yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sementara, menurut Saksi Alfian Metusala yang merupakan anak korban menerangkan bahwa pada saat itu ia sedang mengendarai sepeda motor di sekitar lokasi tersebut, dan bertanya kepada temannya Moudy Momongan, ada apa, dan temannya menjawab, tidak apa-apa. Tak lama kemudian sang pelaku datang mendekati Alfian Matusala dan bertanya mengeluarkan kata-kata kenapa teman kamu, kamu kurang senang sama saya. Mendengar hal itu Alfian pun terdiam dan pulang sambil menghubungi korban (Elias) dan melaporkan bahwa dirinya telah di ancam oleh pelaku, mendengar hal itu, korban pun marah dan mendatangi terduga pelaku di lokasi kejadian.

Baca juga:   Bocah SD di Blitar Diperkosa 8 Orang Secara Bergilir

Seusai terjadinya penikaman, Jhoni Mandagi (Saksi) yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) melihat bahwa ada seorang yang sudah tergeletak di jalan. Bergegas mencari bantuan, sekitar 15 meter dari pelaku, Jhoni bertanya kepada pelaku, Ada apa?, pelaku pun menjawab, ‘saya habis bunuh orang,’.

Sementara, Kapolres Minut Melalui Kasubag Alex Watugigir membenarkan kejadian tersebut.

“Korban sudah menyerahkan diri sekaligus dengan barang bukti sebuah parang dengan panjang 45cm,” ujar Watugigir.

(Marvil)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.