Dipimpin Dirum Hendra, Penertiban Pedagang Pasar Bersehati Berjalan Lancar

oleh
Dirum PD Pasar Hendra Soenardjy saat berdialog dengan para pedagang.

MANADO- Program revitalisasi pasar tradisional yang menjadi program Pemerintah Kota (Pemkot) Manado untuk mempercantik dan memperindah Pasar Tradisional di Kota Manado telah ditindaklanjuti oleh PD Pasar Manado.

Setelah menjalankan beberapa program perbaikan pada infrastruktur di Pasar Bersehati, PD Pasar melanjutkan dengan program penataan lapak lapak penjual yang tidak teratur untuk dipindahkan ke area hanggar yang telah selesai dibangun.

Hari ini, Jumat (7/7/2017) PD Pasar menertibkan 14 lapak pedagang Barito (Bawang, Rica,Tomat) untuk dipindahkan ke area yang lebih representatif. Penertiban ini dipimpin langsung Direktur Umum (Dirum) Hendra Soenardjy yang dibantu oleh beberapa Kepala Bagian (Kabag) dan sejumlah petugas PD Pasar.

Diawali dengan dibacakannya kembali surat imbauan pengosongan yang telah dikirimkan ke para pedagang beberapa waktu lalu, sekira jam 14.00 Wita, petugas PD Pasar mulai melaksanakan penertiban.

Adanya penolakan dari pihak pedagang yang menolak untuk dipindahkan ke area hanggar, dan mencoba bernegosiasi untuk meminta waktu penundaan penertiban, ditolak oleh Soenardjy karena dari PD Pasar telah memberikan beberapa kali kesempatan untuk menunda penertiban.

Baca juga:   PMI dan PM Gelar Dialog Strategi Berantas Korupsi

Dirum Hendra Soenadjy saat ditemui sulutaktual.com mengatakan, pihak PD Pasar sudah beberapa kali mengirimkan surat pemberitahuan imbauan untuk mengosongkan tempat berjualan mereka saat ini dan telah memberikan beberapa kali kesempatan untuk menunda penertiban lapak pedagang. Hal ini karena alasan kemanusiaan dan atas permintaan pedagang yang berjanji akan memindahkan barang dagangannya sendiri ke area hanggar.

“Program penataan ini sudah dilakukan dari beberapa bulan yang lalu. Untuk lapak lapak yang dipakai oleh 14 pedagang Barito, sebenarnya harus dipindahkan sebelum bulan puasa lalu. Tapi karena adanya alasan kemanusiaan dan menjelang hari raya Idul Fitri, serta pemintaan penundaan dari pedagang, maka PD Pasar mengurungkan niat untuk melaksanakan penertibaan saat itu,” jelas Dirum Hendra Soenardjy.

Lebih lanjut dikatakannya, berbagai alasan selalu diberikan para pedagang untuk sengaja menunda pelaksanaan penertiban. Akan tetapi, untuk hari ini kami tetap melaksanakan penertiban, sesuai perintah Direktur Utama Fery Keintjem SE.

“Yang kami lakukaan hari ini adalah untuk mendukung program Pemkot Manado yang notabene adalah owner PD Pasar Manado, dalam program revitalisasi pasar tradisional, memperindah dan mempercantik pasar tradisional. Adapun bekas tempat berjualan 14 pedagang Barito ini, akan difungsikan sesuai dengan program yang telah direncakan PD Pasar Manado, bukan untuk dipindahtangankan ke pihak yang lain, seperti yang dituduhkan pihak pedagang selama ini,” tegas Soenardjy.

Pelaksanaan penertiban lapak pedagang masih akan berlanjut, Sabtu (8/7/2017) besok. Sesuai rencana akan dilaksanakan penertiban di 8 lapak penjual ikan di Pasar Bersehati.

Baca juga:   Tanda-Tangani Ikrar Bela Negara. GSVL: Bela Negara Tanda Cinta Tanah Air

(Budi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *