Pemkot Manado Berduka, Wawali Mor Lepas Jenazah Lurah Mahakeret Barat

oleh

MANADO – Kabut duka menyelimuti Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Lurah Mahakeret Barat, Djemmy Tumalun, SSos.MSi kembali kehadirat Tuhan.

Lurah Djemmy, meninggal pada usia 54 tahun di RSUP Prof. Kandou Manado, Sabtu (10/6/2017) sore. Jenazah Lurah Mahakeret Barat dibawa dan disemayamkan di kantor Lurah Mahakeret Barat, Kecamatan Wenang.

Wawali Mor bersama para perangkat di Kecamatan Wenang memberikan penghormatan terakhir di depan jenazah.
Wawali Mor bersama para perangkat di Kecamatan Wenang memberikan penghormatan terakhir di depan jenazah.

Wakil Walikota Manado, Mor D. Bastiaan, SE dan Camat Wenang, Donald Sambuaga mendampingi iringan pembawa jenazah sejak dari RSUP. Prof. RD. Kandou hingga ke kantor Lurah Mahakeret Barat.

Wawali Mor saat mengikuti ibadah pelepasan jenasah Lurah Mahakeret Barat.
Wawali Mor saat mengikuti ibadah pelepasan jenasah Lurah Mahakeret Barat.

Setibanya di kantor Lurah, jenazah disambut tangisan puluhan warga dan aparat Kelurahan Mahakeret Barat. Warga dan aparat desa langsung menggelar ibadah mengiringi pelepasan jenazah yang akan dibawa ke kampung halaman di Remboken, Kabupaten Minahasa. Ibadah pelepasan dipimpin langsung Pdt. Reky Tafuama, STh, MTh.

Suasana duka di Kantor Lurah Mahakeret Barat.
Suasana duka di Kantor Lurah Mahakeret Barat.

Sebelumnya, Walikota Manado, DR, Ir, GS, Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA melepas jenazah di RSUP. Prof. RD. Kandou Manado.

Baca juga:   Ketua TP-PKK Manado Bagikan Pangan Bergizi untuk Balita dari Pengurus dan Kader PKK Sario

Wakil Walikota Manado Mor D Bastian, SE saat memberikan ucapan penghiburan mewakili Pemkot Manado mengatakan, bahwa apa yang diperbuat Tuhan adalah baik. Percayalah akan semua rencana Tuhan.

“Tuhan tak pernah salah. Rencana Tuhan adalah baik adanya. Pemkot Manado turut berduka cita bersama keluarga. Semoga keluarga diberi kekuatan menghadapi rencana Tuhan,” ucap Wawali Mor.

Diketahui, Lurah Djemmy adalah lurah ke-8 di Kelurahan Mahakeret Barat, dan baru menjabat sebagai Lurah Mahakeret Barat selama 4 bulan 20 hari. Beliau tutup usia 54 tahun setelah sakit kurang lebih 2 minggu, dengan meninggalkan seorang istri, 1 putra dan 2 putri.

(Budi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *