Wawali Mor Akui Managemen PD Pasar Sudah Lebih Baik

oleh
Wakil Walikota Manado Mor D Bastian.

MANADO- Perbedaan pendapat terkait tarif sewa pemakaian tempat usaha dan sewa ruangan tempat usaha antara pedagang pasar dan pihak PD Pasar Manado yang berujung sampai ke rapat dengar pendapat di Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Manado belum menemui adanya kata sepakat.

Wakil Walikota Manado Mor D. Bastian saat dimintai tanggapan terkait perbedaan pendapat ini, Rabu (17/5/2017) kemarin, mengatakan bahwa kenaikan harga sewa yang hampir mencapai 300 persen, yang telah ditetapkan pihak PD Pasar tentu saja sudah melalui kajian kajian terlebih dahulu.

“Tentu saja kenaikan tarif sewa tempat usaha di pasar sudah melalui kajian terlebih dahulu. Bukan seberapa besar kenaikan tarif sewanya, akan tetapi kelayakan kenaikan tarif sewa tersebut. Apakah sudah bisa membiayai operasional managemennya?” ucap Wawali Mor.

Lanjutnya, saya selalu menekankan soal keuntungan itu nomor dua, namun jangan lupa pelayanannya harus baik dan operasionalnya juga harus ter-cover.

Baca juga:   Bansos Covid-19 Tahap III Pemkot Manado Mulai Disalurkan di Kecamatan Malalayang

Wawali Mor juga menekankan pada target utama di PD Pasar, yakni ter-covernya operasional dan jaminan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat/kosumen. Dia juga menyentil sedikit mengenai managemen PD Pasar yang lalu yang operasionalnya kadang tidak ter-cover.

“Kalau yang lalu kan (managemen) operasionalnya tidak tercover. Malahan pembayaran gaji pun kadang susah dibayarkan. Jadi target utama disini adalah operasionalnya ter-cover dan pelayanan kepada masyarakat/konsumen berjalan baik,” tegas Mor.

Lanjut dikatakan wawali, Akan tetapi saya meminta juga pihak PD Pasar untuk bisa mengkaji kembali kebijakan tersebut. Jikalau memang sudah dikaji, tarif yang dipatok oleh PD Pasar sudah berada di angka tersebut dan itu sudah bisa meng-cover operasional PD Pasar dan menjamin pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, berarti itu sudah benar.

Wawali Mor juga mengomentari kebijakan PD Pasar yang menaikkan tarif sewa yang hampir mencapai 300 persen itu yang menjadi hal pokok keberatan para pedagang di pasar.

Baca juga:   Walikota dan Wawali Manado Tidak Sempat Berbulan Madu

” Hal tersebut dikarenakan sudah sekian lama tak ada kenaikan pada harga sewa, sehingga tiba pada managemen yang sekarang tarif sewa tersebut disesuaikan. Jadi ini merupakan akumulasi dari tak adanya kenaikan tarif sewa tempat usaha yang sudah berjalan bertahun-tahun,” Ujarnya.

Tapi lanjutnya, kita semua bisa melihat sekarang bahwa managemen PD Pasar semakin hari semakin baik. Pasar sudah mulai tertata rapih, bersih, nyaman dan lebih indah. Dan memang butuh biaya yang besar untuk menata kembali pasar agar bisa jadi seperti sekarang ini.

(Budi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *