Jemput Bola, Disdukcapil Manado Kunjungi Bunaken dan Manado Tua.

oleh
Tim Disdukcapil Manado mengunjungi wilayah Manado di daerah Kepulauan Bunaken dan Manado Tua.

MANADO- Memberikan pelayanan terbaik bagi warga Manado dengan bersikap proaktif dalam membantu melengkapi pencatatan administrasi kependudukan, menjadi tujuan utama Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado.

Didasari dengan semangat 953, Tim Disdukcapil yang beranggotakan 14 orang staf Disdukcapil dan dipimpin Kasie Identitas Penduduk Hendrik Sumampow, menjemput bola dengan mengunjungi Pulau Bunaken dan Manado Tua, 7-8 April 2017 lalu.

Tujuan kunjungan tim Disdukcapil ke kedua pulau tersebut untuk membantu warga dalam kepengurusan administrasi kependudukan, seperti perekaman e-KTP, pembuatan Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran serta kutipan Akte Perkawinan.

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Julises Oehlers SH, saat ditemui sulutaktual.com di ruang kerjanya, Selasa (11/4/2017) siang, mengungkapkan bahwa ini merupakan terobosan baru Disdukcapil dalam melayani warga Manado.

“Kami memakai sistem jemput bola. Warga di dua pulau tersebut kami kunjungi dan dibantu dalam menyelesaikan kepengurusan administrasi kependudukannya. Apalagi seperti kita ketahui bersama, jarak dari kedua pulau tersebut kesini (Kantor Disdukcapil) lumayan jauh. Membutuhkan waktu beberapa hari untuk menyelesaikan proses administrasi kependudukan ini. Belum lagi dengan biaya akomodasinya,” jelas Oehlers.

Baca juga:   Wali Kota GSVL Sosialisasi dan Salurkan Bansos di 3 Kelurahan di Kecamatan Bunaken Kepulauan

Lanjutnya, hal tersebut menjadi kendala bagi warga Manado di wilayah Kepulauan dalam menyelesaikan administrasi kependudukannya.

Dalam kunjungan kerja di Pulau Bunaken dan Kelurahan Manado Tua 2, Tim Disdukcapil telah menyelesaikan 194 proses perekaman data e-KTP, penerbitan 14 Kartu Keluarga dan 15 Akte Kelahiran untuk Pulau Bunaken. Dan untuk Kelurahan Manado Tua 2, tim telah melakukan 85 proses perekaman data e-KTP, penerbitan 23 Kartu Keluarga dan 14 Akte Kelahiran serta 1 Kutipan Akte Perkawinan.

Terkait kendala yang dihadapi Tim saat melakukan kegiatan di kedua pulau tersebut, Oehlers mengatakan bahwa ketersediaan tenaga listrik menjadi kendala utama Tim Disdukcapil dalam beraktifitas.

“Kami terkendala dalam penyediaan tenaga listrik. Sekedar info saja, di kedua pulau tersebut listrik nanti mengalir pada malam hari. Ini menjadi kendala tersendiri. Untung saja tim kami dibantu pihak kelurahan dengan meminjamkan mesin genset supaya bisa beraktifitas dengan lancar.

Baca juga:   Difasilitasi Diskominfo Manado, GSVL Bakal Rutin Konpers dengan Wartawan Lewat Vidcon

Kunjungan ke wililayah Kota Manado yang berada dikepulauan sudah menjadi jadwal tetap Disdukcapil Manado. Oehlers juga telah menjadwalkan kunjungan ke Pulau Siladen dan Alumbanua.

“Dalam waktu dekat ini, kami juga akan mengunjungi Pulau Siladen dan Alumbanua. Akan tetapi, jadwalnya nanti akan kami sesuai kan dengan kondisi cuaca dan laut. Yang jelas faktor keselamatan tim adalah yang utama,” tutup Kadis murah senyum ini.

(budi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *