Bukukan Laba Rp 258 Miliar, 2018 Bank SulutGo Bisa Go Publik

oleh
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat memberikan penjelasan kepada wartawan soal kinerja Bank SulutGo.

SULUT- Meski kondisi perekonomian sedang tidak stabil dan kondisi perekonomian global di tahun 2016 kurang baik, Bank SulutGo tetap sukses menunjukkan pertumbuhan dan performa kinerja keuangan yang bagus, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2016, laba sebelum pajak Bank SulutGo tercatat 258 miliar tumbuh 36,79 persen, sedangkan laba bersih Bank SulutGo tercatat Rp 173 miliar atau tumbuh 36,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ini ditegaskan Dirut Bank SulutGo Jeffry Dendeng usai melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2016. RUPS yang digelar di Hotel Sutan Raja, Jumat (3/3/2017) siang.

Menurut Dendeng, di Sektor Dana Pihak Ketiga dan Pembiayaan, sektor tabungan dan kredit konsumsi, Bank SulutGo masih mendominasi pertumbuhan selama tahun 2016.

“Tabungan mencatatkan pertambahan 8,17 persen dan kredit tumbuh 3,07 persen.
Hal ini menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat, khususnya nasabah Bank SulutGo,” jelasnya.

Baca juga:   BBPOM Manado Janji Izin Edar Hand Sanitizer Berbahan Cap Tikus Olahan Pemprov Sulut Terbit Hari Ini

Dilihat dari rasio keuangan Bank milik pemerintah ini, kata Dendeng posisi Desember 2016 lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Olly Dondokambey mengatakan untuk membantu laju pembangunan di Sulut Bank SulutGo  akan memfokuskan diri membiayai berbagai usaha di Sulut.

“Nanti tidak terbatas pada satu pembiayaan saja. Tetapi akan memberikan kredit dalam berbagai usaha,” katanya

Ditambahkan Olly, jika kinerja keuangan Bank SulutGo terus membaik bukan tidak mungkin pada tahun 2018 nanti, Bank SulutGo akan melantai di bursa saham. “Jika sampai akhir 2017 keutungan dan modal terus bertambah, tahun 2018 Bank SulutGo akan IPO,” paparnya.

IPO (Initial Publik Offering) adalah penawaran pertama harga oleh perusahaan terbuka yang melantai di bursa saham. Sebuah perusahaan dengan modal besar akan pasti dapat bersaing bahkan lebih berani dalam berinovasi dikarenakan modal yang besar, salain dari kepemilikan saham yang sebagian besar dimiliki publik.

Baca juga:   Unsrat Terima Bantuan IDB

RUPS Bank SulutGo turut dihadiri Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen SE, MS dan sejumlah kepala daerah kabupaten dan kota di Sulut.

(ebs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *