Bersihkan Material Longsor, Jalan Penghubung Desa Manembo-Atep Kembali Terbuka

oleh
Tanah longsor yang menutup jalan penghubung antara Desa Manembo dan Desa Atep kembali terbuka setelah dibersihkan secara gotong royong.

MINAHASA – Hujan deras yang disertai badai yang mengguyur Kabupaten Minahasa dan sekitarnya pada Senin (20/2/2017) pagi hingga siang hari menyebabkan jalan penghubung antara desa Manembo menuju Desa Atep Kecamatan Langowan Selatan tertutup material tanah longsor. Kejadian ini sempat membuat jalan penghubung antara Desa Manembo ke Desa Atep terputus.

Mengantisipasi terputusnya jalan, Camat Langowan Selatan Dolfie Tumangkeng bersama Hukumtua se Kecamatan Langowan Selatan dan anggota Koramil Langowan yang telah tergabung dengan  masyarakat Desa Manembo dan Organisasi Pencinta Alam Rangow (Palrangow), bekerjasama memindahkan material tanah longsor yang menutupi jalan penghubung kedua desa tersebut.

“Jalan yang tertimbun material tanah longsor ini merupakan jalan alternatif yang sering digunakan oleh masyarakat Desa Atep. Jalan ini merupakan jalan penghubung untuk menuju ke pasar di Langowan. Jadi harus secepatnya dibersihkan,” jelas Tumangkeng.

Camat Tumangkeng juga mengapresiasi bantuan dari anggota Koramil, warga sekitar serta Pencinta Alam Palrangow yang ikut bersama sama membersihkan material tanah longsor walaupun menggunakan alat seadanya.

Baca juga:   Bupati Roy Roring Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang PII Kabupaten/Kota se-Sulut

“Kerja sama ini perlu dipertahankan, apalagi disaat bencana alam yang tak bisa diduga seperti saat ini,” tutupnya.

(Marvil Kembuan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *