Relokasi Waruga terkesan Asal Jadi

oleh
Relokasi Waruga yang beranggaran 180 juta terkesan asal jadi.

MINUT– Dalam mewujudkan mega proyek Waduk Kuwil-Kawangkoan Kecamatan Kalawat Minahasa Utara (Minut), harus mengorbankan pemindahan waruga. Tetapi sangat disayangkan, pemindahan waruga yang dibandrol Rp 180 juta tersebut ternyata belum rampung.

Pantauan Sulut Aktual, pemindahan waruga ini dilaksanakan oleh lembaga adat Tonsea dan Tim 9 yang dibentuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Minut yang total dana Rp 180 juta. Tetapi, dari sekira 70-an waruga yang rencananya akan dipindahkan, hanya sekira 47 waruga yang dipindahkan. Bahkan pemindahan tersebut terkesan asal jadi.

“Waruga hanya ada di Minahasa, untuk itu harus dipindahkan dengan baik. Pemerintah harus memperhatikan hal ini,” tukas Anete Shierly Katiandago.

Terpisah, Sekjen Majelis Adat Minahasa Walian Matulandi Supit menyesalkan hal ini terjadi. Menurut Supit, baik para pekerja, tim 9 dan Disbudpar Minut harus menuntaskan pemindahan ini, sesuai dengan kondisi semula dengan mengikuti petunjuk ritual yang telah dilaksanakan, apalagi anggaran yang disediakan pemerintah cukup besar.

Baca juga:   Pemkab Minut Genjot Pendapatan Pajak Daerah

“Waruga yang merupakan kuburan leluhur Tou Minahasa khususnya suku Tonsea, harus dilestarikan karena terkandung nilai budaya yang tinggi,” ujar Supit. Ia juga meminta lembaga adat yang ada di Sulut untuk terus memonitor perkembangan pemindahan waruga.

“Ini adalah aset Tou Minahasa kita jaga dan kawal bersama, jangan dicampur adukan dengan kepentingan lain. Kalau ini untuk kesejahteraan masyarakat Sulut yang lebih besar, pasti leluhur mengijinkan pemindahan ini, tentunya dengan tidak semena-mena dan diatur dengan baik,” kata Supit.

Kadis Pariwisata Minut Thedora Luntungan MSi saat dihubungi mengatakan, dana pemindahan waruga itu disediakan Balai Sungai Provinsi Sulut. “Mekanisme penyaluran dana tersebut saya tidak tahu sebab saat itu saya belum menjabat sebagai Kadisbudpar. Yang saya tahu dana untuk pemindahan tersebut sebesar Rp 180 juta yang berasal dari Balai Sungai Sulut,” tutup mantan Kadiskop dan UMKM ini.

Baca juga:   Pemkab Minut Gelar KKR dirangkaikan dengan Perayaan HUT Bupati

(Marvil Kembuan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *