Dikira Ada Pesawat Jatuh, Warga Saroinsong Panik

oleh
PT Royal Coconute, lokasi kejadian asal suara ledakan.

MINUT – Ledakan keras memecah keheningan dan mengagetkan Warga di Kelurahan Saroinsong pada dini hari, Selasa (7/2/2017).
Pasalnya, suara ledakan keras ini bersumber dari salah satu perusahan tepung yang ada di Kelurahan Saroinsong 1 lingkungan VI, Kabupaten Minut.

Menurut informasi saksi mata ditempat kejadian, ledakan yang keras yang mengagetkan itu kemungkinan berasal dari meledaknya mesin Boiler milik PT Royal Coconute dan diperkirakan ada 5 orang pekerja yang menjadi korban terkena percikan gas/minyak panas.

Pantauan Sulut Aktual di lokasi kejadian, suasana tampak sepi dan tak terlihat adanya aktivitas. Seorang sekuriti yang yang bekerja di tempat itu saat dimintai konfirmasinya, nampak enggan untuk memberi penjelasan. Dia hanya mengatakan bahwa baik pegawai maupun penanggungjawab perusahaan itu sudah pulang.

Terpisah, Taherno, warga yang tinggal disekitar tempat kejadian dan juga yang dulunya pernah bekerja di PT. Royal Coconute menjelaskan, kejadian ledakan keras itu sempat membuat warga sekitar panik. Pasalnya, ledakan keras itu  terdengar persis bunyi pesawat jatuh.

Baca juga:   VAP-JO Nahkodai Minut

“Sekitar tengah malam, terdengar ledakan keras dari arah PT Royal Coconute. Perkiraan saya ada pesawat jatuh. Warga sekitar pun bergegas lari keluar rumah karena panik dan ketakutan akibat bunyi ledakan keras itu,” ungkap Taherno.

Di tambahkanya, kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi.
“Saat saya menjadi karyawan di tempat tersebut sampai saat ini tak lagi bekerja disitu, kemungkinan Boiler tersebut belum pernah di ganti,” jelas Taherno yang rumahnya berdekatan dengan lokasi terjadinya ledakan.

Sementara itu, pihak Kepolisian wilayah Minut saat di konfirmasi mengatakan sampai saat ini (7/1/2017) belum ada laporan yang masuk terkait kejadian tersebut.

(Marvil Kembuan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.