Desa Winuri Gelar Upacara Adat Tulude

oleh
Pergelaran Acara Adat Tulude di Desa Winuri, Likupang Timur Minahasa Utara.

MINUT- Gelaran Upacara Adat Tulude dilaksanakan di Desa Winuri Kecamatan Likupang Timur. Acara adat Tulude yang bisa diartikan dengan ‘Menolak’. Dalam pengertiaannya adalah menolak semua hal yang tak baik di tahun 2016, agar supaya tidak terbawa di tahun 2017.

Gelaran Acara Tulude ini dilaksanakan bersamaan dengan syukuran Desa Winuri yang di selenggarakan pemerintah Desa Winuri, atas prakarsa Hukumtua Shinta Kaso bersama masyarakat yang mengambil tempat di balai Desa Winuri, Sabtu (04/02/2017).

Pesta adat Tulude ini dilakasanakan masyarakat Desa Wori yang masih berketurunan Sangihe untuk melestarikan adat istiadat yang sudah ratusan tahun turun temurun dilaksanakan oleh nenek moyang mereka.Di iringi dengan Tarian Tagonggo dengan Tarian Sarae/Tali Lengso yang juga berasal dari Sangihe,  mengantar Kue Tamo menuju tempat digelarnya Acara Adat Tulude.

Hukumtua Desa Winuri Shinta Kaso mengungkapkan bahwa acara ini sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan yang telah menjaga dan memberkati Desa Winuri.

Baca juga:   Turun Jalan Keliling Desa, Kumtua Ivonda Gelar Bersih

“Acara yang di gelar masyarakat desa ini adalah sebagai rasa ucapan syukur bahwa Tuhan sudah menjaga masyarakat Desa Winuri di Tahun 2016 dan harapan kedepanya akan lebih baik.
Dan terkait dengan itu yang diutamakan saat ini adalah pesta adat masyarakat Sangihe yang di sebut Tulude, yang sudah di laksanakan dan menjadi adat kepercayaan warga sanger sejak ratusan tahun lalu,” ungkap Shinta.

Seorang warga Desa Winuri yang masih berdarah Sanger menjelaskan pengertian Acara Adat Tulude ini kepada Sulut Aktual.

“Kami sebagai masyarakat Sangihe yang ada di Minut selalu menggelar pesta adat Tulude ini sebagaimana artinya ‘menolak’. Menolak hal hal yang tidak baik di tahun lalu untuk tidak terbawa sampai ke tahun 2017,” jelasnya.

Dilanjutkanya, pesta adat ini sudah menjadi Adat tahunan warga Sangihe dimanapun mereka berada. Dalam acara adat ini, kami selalu membawa Kue Tamo yang terbuat dari Beras pulo, Gula merah, serta minyak kelapa yang nantinya  akan dipotong sebagai simbol adat Acara Tulude.

Baca juga:   Minut Kejar Adipura

Mewakili Bupati Minahasa Utara Vonnie Panambunan, Kepala Inspektorat Pemkab Minut Umbase Mayuntu menyampaikan pesan yang  disampaikam bupati,” Dengan dilaksanakannya Pesta Adat Tulude ini, Bupati berharap agar warga Desa Winuri menjaga persaudaraan, menjauhkan dari perselisihan serta hidup rukun dan damai dan takutlah akan Tuhan.”

Turut hadir dalam Acara Adat Tulude ini, Camat Likupang Selatan Donni Rondonuwu SE, Camat Likupang Timur, Anggota DPRD Komisi C Minut Denny Sompie, Tetua Kampung warga Sangihe serta Masyatakat Desa Winuri.

(Marvil Kembuan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *