Pemerintah dan Pelaksana Proyek Sepakat Waruga di Pindahkan

oleh

Kalawat, SulutAktual – Waruga yang dinilai dibiarkan pihak pelaksana proyek Bendungan Kuwil-Kawangkoan yakni Balai Wilayah Sungai Sulut 1 bersama kontraktor pemenang tender PT WIKA dan PT NIDYA, akhirnya mendapat respon penuh Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa Utara (Minut) serta Badan Arkeologi bahkan Lembaga Adat yang ada di Tanah Tonsea.

Kamis (3/11/2016), bertempat di Balai Desa Kawangkoan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Minut Dra Femmy Pangkerego MPd ME, Camat Kalawat Marco Korongkong, Kumtua Kawangkoan, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Sulut Ferrie Sangian, perwakilan Balai Arkeologi, sejumlah toko adat dan toko masyarakat, duduk bersama mencari solusi.

Dalam rapat tersebut, sejumlah toko adat meminta pekerjaan untuk sementara di hentikan dulu. “Nanti kalau sudah ada solusi, entah dipindahkan atau tetap berada di situ, barulah pekerjaan bisa diteruskan. Jangan sampai terjadi sesuatu hal yang tidak baik,” ungkap mereka.

Baca juga:   Peringati HUT Ke-71 Bhayangkara, Polres Gelar Olahraga dan Lomba Tingkatkan Kekompakan

Balai Arkeologi menjelaskan, ada tiga mata rantai, yang harus dilaksanakan. Yakni perlindungan, perkembangan dan pemanfaatan. “Untuk dipindahkan, kita harus jadwalkan atau programkan kapan pemindahan waruga. Kita harus mengutamakan pemindahan waruga dulu baru kita, teruskan pekerjaan proyek pembuatan Waduk,” ungkap perwakilan Balai Arkeologi Sulut.

Lanjutnya, Waruga otomatis menjadi cagar budaya, itupun harus di ambil langsung dari titik koordinat, dan tidak asal tempat untuk di pindahkan. “Jangan kita asal memindahkan,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Disbudpar Minut Dra Femmy Pangkerego MPd ME mengatakan, sebagai pemerintah, pihaknya sangat mendukung masukan dari sejumlah pihak untuk memindahkan waruga yang berada di Desa Kawangkoan.

“Pastinya akan dilaksanakan upacara adat. Berdasarkan usulan dan masukan sejumlah pihak khususnya LSM dan toko adat Tonsea yang ada,” kuncinya.
(Alfian Posumah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *