Kejari Diminta Usut Tuntas Kasus OTT Dekab Minut

oleh
Kantor Kejari Airmadidi

Airmadidi, SulutAktual – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret dua legislator DPRD Minut, akhir-akhir ini mulai marak kembali, menghangat setelah LSM Waraney Puser In’Tana Toar Lumimuut (LSM WPI’TL) meminta Kejari dan Kejati Sulut mempertimbangkan sisi kemanusiaan dalam menjatuhkan tuntutan terhadap dua (2) Terdakwa OTT itu.

“Kami berharap Kejari Minut dan Kejati Sulut, agar melanjutkan penaganan kasus OTT itu. Dari sisi keadilan dan segi manusiawi, barang bukti yang didapat pada keduanya hanya lima (5) Juta Rupiah, kan mereka juga hanya disuruh Ketua Komisi A,” kata Ketua Umum John F.S Pandeirot melalui Kadepsus Tipikor Jefran Herrodes de’Jong kemarin (Senin 3/10/2016).

Terpisah, aktivis vokal Husaen Tuahuns SH, menyesalkan kejadian OTT tersebut. Sebab, sebetulnya kejadian seperti itu tidak perlu berlarut-larut sampai sekarang ini.

Pasalnya, dalam penilaian Husein, selain jumlah uang hanya berjumlah kecil dan tak sebanding dengan status PL alias Ego dan JD alias Oce, kalau rekan-rekan keduanya di Komisi A punya rasa solidaritas yang tinggi, pasti banyak kemudahan untuk mereka.

Baca juga:   Sepekan Jabat Kajari Minut, Rustiningsih Berkenalan Dengan Bupati VAP

“Para anggota Dewan di Komisi A harusnya peka terhadap masalah OTT itu, mengingat kedua Tersangka ada hubungan keterlibatan dengan mereka sehingga tertangkap dalam operasi,” katanya.

Lanjut Husain, dalam kasus OTT itu, PL dan JD berperan sebagai Mr. Blower. “Mereka adalah saksi kunci yang akan menyanyikan lagu sejauh mana keterlibatan rekan-rekannya di Komisi A maupun di Dewan,” ujarnya.

Husein Tuahauns juga menyesalkan sikap menghindar dan aksi diam tak membantu kedua legislator malang itu, justru bisa mempersulit mereka (Komisi A) nantinya.

“Kalau PL dan JD dibantu dengan upaya apa saja, pasti mereka berdua enggan melibatkan teman-temannya di Komisi A. Tapi kalau mereka menghindar dan lepas tanggungjawab moril, otomatis PL dan JD juga tidak ada beban moriil dalam fakta persidangan,” tandas mantan legislator Partai PAN asal Airmadidi itu.

(Alfian Posumah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.