Aqua Dinilai Wanprestasi

oleh

Airmadidi, SulutAktual – Warga Airmadidi mengeluhkan keberadaan PT Tirta Investama / Aqua yang dinilai wanprestasi. Pasalnya, menurut warga, management aqua tidak lagi mengakomodir warga lokal sesuai komitmen.

Hal tersebut juga disorot Ketua LSM GMBI Minut Howard Pengky Marius. “PT Tirta Investama tidak bisa melakukan sesuai keinginan mereka. Karena ada komitmen dan perusahan harus sesuai komitmen,” kata Marius.

Ia juga berharap tenaga kerja asal Minut bersikap profesional dan bertanggungjawab terhadap pekerjaan yang diberikan. “Jangan karena ada prioritas terhadap tenaga jerja lokal, kemudian bersikap seenaknya dan tidak komit dengan pekerjaan,” harap Marius.

Selain itu, Ia juga mempertanyakan terkait transparansi pengelolaan limbah PT Tirta Investama. “Apakah laporan pengolahan limbahnya UPL/UKL terus diperbaruhi setiap tiga atau enam bulan atau tidak,” tanya Marius.

Binsar Simanjutak mantan GM PT Tirta Investama saat dikonfirmasi tak menampik adanya kontrak terkait pembagian tenaga kerja lokal di perusahaan.

Baca juga:   Sertijab Wakapolres Minut, Palguna Gantikan Wowor

“Komitmen pembagian tenaga kerja memang ada. Besarannya 60 dan 70 persen untuk tenaga kerja lokal. Tapi coba ditanya lagi ke pimpinan yang baru karena saya baru pindah ke Surabaya,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala BPLH Tieneke Rarung saat dikonfirmasi membenarkan PT Tirta Investama satu-satunya perusahaan di Sulut yang mengantongi status proper hijau pengelolaan limbah. “Proper hijau itu adalah ketaatan perusahaan terhadap pelaporan UPL/UKL yang dilaporkan setiap enam bulan sekali dan dalam proses pembaharuan itu ikut melibatkan tim Kementrian lingkungan hidup, BLH Sulut dan BPLH kabupaten,” tutup Rarung.
(Alfian Posumah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.