Tuerah Dipecat, Wiwoho Pimpin Unima

oleh
Philoteus Tuerah

MANADO, SULUTAKTUAL – Hanya karena oknum Mantan Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) Philoteus Tuerah, nama UNIMA tercoreng.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir saat memberhentikan Rektor Unima Philoteus Tuerah karena rektor itu membuka jurusan bodong.

Dua jurusan yang dibuka tanpa izin adalah Program Magister Pendidikan dengan jumlah mahasiswa 67 dan Program Administrasi Negara dengan 47 mahasiswa.

Dua jurusan itu dibuka di Nabire, Papua, dengan proses belajar-mengajar jarak jauh. “Dua jurusan itu tak memiliki izin. Ironis kalau ini terjadi di universitas negeri, memalukan,” kata Nasir di Jakarta, Jumat.

Selain itu, Unima diketahui membuka program studi S1 Jurusan Kesehatan Masyarakat dengan jumlah mahasiswa mencapai 2.000. “Ini pelanggaran berat. Rektor Unima telah melanggar Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi,” ucap Nasir.

Setelah Philoteus diberhentikan, jabatan rektor dipegang sementara oleh Inspektur Jenderal Kementerian Riset Jamal Wiwoho sampai kasus ini tuntas. Nantinya Unima akan memilih rektor baru sesuai dengan aturan universitas.

Baca juga:   Seriusi Kasus Meninggal Karena DBD, 3M Plus Dinilai Lebih Mujarab Daripada Fogging

Terkait dengan nasib para mahasiswa program studi tanpa izin ini, Nasir akan mencari solusi agar mereka dapat melanjutkan studinya. “Intinya, para mahasiswa yang mengikuti kuliah ini adalah korban kebobrokan manajemen universitas,” tutur Nasir. Besar kemungkinan kasus ini akan dilimpahkan ke meja hukum karena banyak yang merasa tertipu dengan adanya jurusan bodong ini.(**/agl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.