Felly Runtuwene Ingatkan Pemerintah Daerah Serius Masalah Stunting

oleh
Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene SE memberikan keterangan pers setelah sosialisasi pendataan keluarga dan stunting di Wale Syalom Kolongan, Kota Tomohon, Selasa (2/3/2021).
TOMOHON-Pemerintah kabupaten dan kota di 34 provinsi dimintakan tetap memperhatikan penanganan dan pencegahan stunting.
“Masalah stunting ini merupakan masalah yang bila tidak segera ditangani akan menyebabkan beban bagi anak kita di generasi masa depan,” ujar Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene SE, usai sosialisasi pendataan keluarga dan stunting kepada masyarakat Kota Tomohon, Selasa (2/3/2021).
Stunting, kata Felly Runtuwene, merupakan kondisi pertumbuhan tidak normal pada anak sehingga menyebabkan tinggi dan berat badan lebih rendah dari rata-rata anak seusianya.
Penyebab stunting di antaranya, pola makan oleh karena rendahnya akses terhadap makanan dari segi jumlah dan kualitas gizi, bahkan seringkali tidak beragam.
Dari segi pola asuh, stunting juga dipengaruhi aspek perilaku. Terutama pola asuh yang kurang baik dalam praktek pemberian makan bagi bayi dan Balita.
Berikutnya soal sanitasi dan rendahnya akses air bersih dan pelayanan kesehatan, yang menyebabkan anak mudah terkena penyakit infeksi.
Felly Runtuwene pun berpesan agar pencegahan stunting dapat diutamakan. Seperti memperbaiki pola gizi dan pola makan dengan memperhatikan Isi Piringku bergizi seimbang setiap hari.
Edukasi pola asuh sejak masa ibu mengandung dan menyusui. Inisiasi menyusui dini (IMD) dibarengi pemberian air susu ibu (ASI) sampai usia 6 bulan, dilanjutkan makanan pendamping ASI sampai usia 2 tahun.
Selanjutnya, perhatikan pengelolaan sanitasi, masih rendahnya aksesnya air bersih, juga pelayanan kesehatan. Perbiasakan warga untuk mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir, serta tidak buang air besar sembarangan perlu diterapkan sejak dini.
“Mari sayangi anak-anak kita dengan memberikan asupan gizi terbaik. Agar pertumbuhan kecerdasan otak anak terlaksana optimal, sehingga kita mampu mengantarkan mereka ke masa depan gemilang,” saran Felly Runtuwene.
(vhp)
Baca juga:   Kreatif! Persit Kodim Polmas “Sulap” Sampah Jadi Meja dan Kursi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *