Perayaan HUT Jemaat GMIM Eklesia Kalasey, Fatoni Ajak Jemaat Gereja Patuhi 3M

oleh
Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Utara, Agus Fatoni, saat menghadiri Ibadah syukur HUT ke-129 Jemaat GMIM Eklesia Kalasey 1, yang digelar dengan mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

MANADO– Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), untuk memutus penyebaran Covid-19 di Bumi Nyiur Melambai (Sulut) ini.

Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Utara, Agus Fatoni, kerap mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Anjuran untuk mematuhi protikol kesehatan juga disampaikan kepada jemaat gereja.

Agus mengingatkan jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) —denominasi gereja dengan umat terbesar di Sulut— untuk tetap menerapkan prosedur 3M; yakni dengan Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dan Memakai Masker. Hal itu untuk meredam Covid-19 yang masih mengintai masyarakat.

“Saya juga mengucapkan terima kasih karena ibadah syukur pada malam hari ini menggunakan protokol kesehatan,” sebut Agus saat menghadiri perayaan syukur ulang tahun Jemaat GMIM Eklesia Kalasey baru-baru ini.

Dalam ibadah itu, baik jemaat dan yang terundang maupun para pelayan khusus gereja mengenakan masker. Jarak duduk juga diatur sedemikian rupa hingga tak berdekatan. Di pintu depan majelis gereja memeriksa setiap yang masuk dengan thermo gun untuk mengukur suhu tubuh. Tak lupa jemaat mencuci tangan sebelum beribadah.

Baca juga:   BBPOM Manado Janji Izin Edar Hand Sanitizer Berbahan Cap Tikus Olahan Pemprov Sulut Terbit Hari Ini

“Saya menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya sehingga saya bisa hadir bersama-sama dengan bapak ibu semua,” kata Fatoni di hadapan jemaat yang hadir.

Pada kesempatan itu, Fatoni mengajak kepada seluruh jemaat yang hadir untuk bersama-sama menghayati momentum perayaan HUT ke-129 Jemaat GMIM Eklesia.

“Karena pada malam hari ini kita diberikan anugerah sehingga kita dipertemukan dalam Ibadah syukur HUT ke-129 Jemaat GMIM Eklesia Kalasey 1,” ujarnya.

Lebih jauh, Fatoni juga mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga situasi Sulut tetap kondusif hingga saat ini.

“Saya juga berterima kasih kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat yang terus menjaga Sulawesi Utara ini tetap damai,” kuncinya.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *