Negara Hadir Di Sangihe Monardo : Jaga Alam Agar Alam Menjaga Kita

oleh
Kepala BNPB Letjen Doni Monardo ketika menyerahkan bantuan bencana alam kepada Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME.

TAHUNA -Kehadiran Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo, Senin (6/01/2020) turut memberikan rasa empati maupun simpati yang dalam terhadap duka warga Sangihe, khususnya Kampung Lebo Kecamatan Manganitu yang menjadi korban bencana alam tanah longsor dan banjir bandang pada akhir pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Monardo dihadapan Pemerintah Kabupaten Sangihe menyatakan bahwa negara saat ini hadir di Sangihe untuk turut andil dalam duka akibat bencana yang telah terjadi.

“Saya kemarin waktu bersama-sama dengan Pak Presiden Joko Widodo dalam satu pesawat menuju ke Bogor sempat ditanya Pak Presiden bagaimana Sangihe. Perhatian Presiden kepada Sangihe sebagai beranda paling depan NKRI bagian utara begitu besar, makanya saat ini saya hadir disini”, ungkap Monardo.

Olehnya Monardo berpesan agar masyarakat dan pemerintah daerah dapat menjaga alam agar setidaknya bisa meminimalisir dampak bencana alam.

Baca juga:   Diduga 'Tilep' Dana Bantuan CSR, Mantan Bupati Sangihe Diperiksa Kajari Tahuna Selama 3 Jam

“Jaga alam dengan baik dan biar alam yang menjaga kita semua”, jelasnya kembali.

Sangihe lanjut Monardo, yang memiliki sejarah kelam pernah dilanda tsunami pada ratusan tahun silam, baiknya menjadi pembelajaran berharga bagi kita semua untuk dapat meminimalisir bencana yang akan terjadi.

“Baiknya ada penguatan yang harus dilakukan bersama-sama lintas sektoral dalam meminimalisir dampak bencana yang akan terjadi ke depan”, imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Monardo menyerahkan bantuan yang langsung diterimah Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME di Rumah Jabatan Bupati. Bantuan tersebut diantaranya Rp 500 juta untuk penanggulangam bencama Kampung Lebo, dana stimulan pembangunan rumah warga yang terkena dampak bencana di semua lokasi Sangihe masing-masing Rp 50 juta untuk rumah tang hanyut maupun tertimbun longsor, Rp 25 juta untuk rumah rusak parah dan Rp 10 juta untuk rumah tang rusak ringan. Untuk dana stimulan ini, Monardo meminta Bupati untuk segera membuatkan Surat Keputusan (SK) secepatnya.

Baca juga:   Dibawah "Ketiak" Provinsi Guru SMA/SMK Sangihe Merana

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *